Kalau [Penghibur] datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman. –Yohanes 16:8
Baca: Yohanes 16:5-15
Ketika Oswald Chambers, penulis My Utmost for His Highest (Pengabdianku bagi Kemuliaan-Nya), menjadi pimpinan sebuah sekolah Alkitab, ia mengetahui bahwa sepasang suami istri yang bekerja di sana telah mencuri persediaan barang kampus. Walau adakalanya memberi teguran adalah tindakan yang tepat, dalam kasus ini Oswald memutuskan untuk tidak melakukannya. Sebaliknya, ia berdoa agar Allah mengingatkan perkara itu dalam hati dan pikiran mereka. Setelah beberapa minggu, pasangan itu akhirnya mengakui perbuatan mereka dengan penuh penyesalan. “Saya sudah mengetahuinya selama ini,” kata Oswald, “tetapi kami ingin menunggu sampai Roh Allah berbicara sendiri kepada kalian.” Karena merasa begitu tersentuh dan takjub, suami istri itu pun menyerahkan hidup mereka kepada Yesus.
Kepada sahabat-sahabat-Nya, Yesus menjanjikan pekerjaan Roh Allah sebelum Dia mati: “Apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran” (Yoh. 16:13). Para murid merasa sedih membayangkan bahwa Yesus akan meninggalkan mereka, tetapi Dia meyakinkan mereka bahwa itu adalah untuk kebaikan mereka. Kemudian, Sang “Penghibur,” yaitu Roh Kudus, akan datang kepada mereka (ay. 7). Melalui Roh-Nya, Allah akan menyadarkan manusia akan dosa mereka: “Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman” (ay. 8). Roh Allah juga menuntun umat-Nya “ke dalam seluruh kebenaran” (ay. 13).
Roh Kudus terus bekerja hari ini, supaya kita tidak “menolak” Kristus (ay. 1), melainkan menikmati hidup yang kekal. Allah memberi kita Sang Penghibur untuk menegur kita saat kita berbuat salah, menghibur kita saat kita sedih, dan memimpin kita untuk menyembah Allah.
Oleh: Amy Boucher Pye
Renungkan dan Doakan
Pernahkah Anda merasakan dorongan atau teguran Roh Kudus? Bagaimana Anda melihat Roh Kudus bekerja dalam hidup Anda?
Allah yang setia, berikanlah aku hati yang lembut, supaya aku menanggapi dorongan Roh-Mu yang penuh kasih dengan benar.
Amin
Selamat menjalani hari ini dengan semangat dan kekuatan dari Tuhan, Gbu
WAWASAN
Ketika Yesus hendak kembali kepada Bapa-Nya (Yohanes 16:5), Dia menghibur murid-murid-Nya dan berjanji akan mengirimkan Roh Kudus kepada mereka, “Penghibur” itu (ay. 7). Ketika Roh itu datang, Dia akan “memimpin [mereka] ke dalam seluruh kebenaran” (ay. 13). Orang percaya menerima Roh Kudus ketika mereka percaya kepada-Nya untuk diselamatkan (Kisah Para Rasul 2:38; Efesus 1:13). Kita dapat mengandalkan tuntunan Roh dalam kehidupan sehari-hari, supaya kita disadarkan akan dosa dan diingatkan pada kebenaran (Yohanes 14:26; 15:26). Seperti yang Dia lakukan kepada para murid, Roh Allah akan memberi kata-kata yang kita perlukan untuk memuliakan Kristus di tengah situasi yang sulit (Markus 13:11; Lukas 12:11-12). Kita dapat memohon agar Allah memberi kita hati yang peka untuk menanggapi pimpinan Roh-Nya. –Alyson Kieda
Anda bisa memberikan dampak yang lebih berarti
Our Daily Bread

Tidak ada komentar:
Posting Komentar