Tuhan akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja. –Keluaran 14:14
Petinju profesional Jim Braddock dikenal sebagai orang yang bertarung bukan demi meraih kekayaan atau ketenaran, melainkan demi menafkahi keluarganya. Film Cinderella Man menceritakan kisah nyata tentang kebangkitannya yang bagaikan dongeng, dari petinju yang dianggap sudah lewat masa kejayaannya kepada juara dunia kelas berat. Ketika didera kemiskinan ekstrem semasa Depresi Besar, Jim berulang kali harus mengorbankan harta, kesehatan, bahkan harga dirinya demi menyediakan kebutuhan hidup anak-anaknya. Ia tidak pernah ciut menghadapi lawan mana pun dan dengan berani menahan pukulan demi pukulan di atas ring demi memastikan keluarganya tetap terpelihara.
Jim menunjukkan hasrat yang kuat untuk memperjuangkan kehidupan keluarganya. Kita juga memiliki Pejuang yang berhasrat kuat, yang berjanji menggantikan tempat kita dalam pertarungan. Ketika bangsa Israel menghadapi kejaran tentara Firaun setelah melarikan diri dari perbudakan di Mesir, mereka menjadi sangat ketakutan dan berseru kepada Allah. Mereka berkata dalam kebodohan, “Lebih baik bagi kami untuk bekerja pada orang Mesir dari pada mati di padang gurun ini” (Kel. 14:12). Namun, Musa menjawab dengan iman: “Tuhan akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja” (ay. 14). Tanpa Israel perlu berbuat apa pun, musuh mereka dihanyutkan oleh gelombang air laut ketika Allah bertindak secara ajaib sebelum pertempuran itu sempat dimulai.
Terkadang kita merasa seperti berjuang sendirian menghadapi berbagai cobaan hidup atau serangan Iblis, musuh jiwa kita (lihat Mzm. 91:5). Akan tetapi, Allah selalu menyertai kita (Ul. 31:6) dan Dia berperang untuk kita. Kita hanya perlu diam dan percaya.
Oleh: Karen Pimpo
Renungkan dan Doakan
Pertempuran apa yang sering Anda coba hadapi sendiri? Seperti apa sikap “diam saja” itu, saat Anda mempercayai Allah yang berperang bagi Anda?
Tuhan Yesus, aku percaya, Engkau yang berperang bagiku.
Amin
Selamat menjalani hari ini dengan semangat dan Kekuatan dari Tuhan, Gbu
WAWASAN
Tema Allah sebagai Pahlawan Ilahi (lihat Keluaran 14:14) muncul di seluruh Kitab Suci. Keluaran 15 secara puitis menggambarkan Allah berperang melawan tentara Firaun dengan berkata, “TUHAN itu pahlawan perang” (ay. 3). Sebuah ensiklopedia Alkitab mencatat: “Dalam Perjanjian Baru, tema Pahlawan Ilahi digenapi dalam pribadi dan karya Yesus Kristus. Meski gambarannya bergeser dari pertempuran fisik ke peperangan rohani, esensi Allah sebagai pahlawan tetaplah sama. Dalam Wahyu, Kristus digambarkan sebagai Pahlawan Ilahi terbesar yang akan mengalahkan kejahatan dan menegakkan kerajaan-Nya.”
Hari ini, ketika menghadapi godaan, kita dapat mengandalkan Allah yang berperang bagi kita. –Arthur Jackson
Anda bisa memberikan dampak yang lebih berarti
Our Daily Bread

Tidak ada komentar:
Posting Komentar