• Allah yang Dahsyat 2026-08-19

    Allah sungguh dahsyat dari dalam tempat kudus-Nya. –Mazmur 68:36 (TB2)

    Baca: Mazmur 68:2-5,20-21,33-36

    Sebagai seorang fotografer pemandangan, saya senang melihat-lihat foto yang saya temukan di dunia maya. Baru-baru ini saya menemukan artikel tentang “10 Tempat Paling Menakjubkan di Amerika Serikat.” Di dalam daftar itu terdapat foto mata air panas bumi yang menampilkan kolam besar beraneka warna yang cerah. Ada pula potret Hutan Hujan Hoh yang memperlihatkan hutan lebat penuh lumut, mirip latar belakang film The Hobbit. Sebuah foto menakjubkan lain yang diambil di Monument Valley, Arizona, dapat dikira sebagai panorama planet Mars.

    Foto-foto yang menakjubkan itu membuat saya berpikir tentang Allah kita yang dahsyat. Dalam Mazmur 68, Daud memuji-muji keagungan Allah: “Bernyanyilah bagi Allah . . . tinggikanlah Dia yang mengendarai awan!” (ay. 5 TB2). Dengan terus terang, pemazmur menyerukan kuasa Allah atas musuh-musuh-Nya: “Allah mengusir mereka pergi, seperti asap yang ditiup dan menghilang” (ay. 3 BIMK). Meski demikian, keagungan dan kuasa Allah yang luar biasa dikontraskan dengan kasih-Nya yang begitu pribadi: “Terpujilah Tuhan! Hari demi hari Ia menanggung beban bagi kita” (ay. 20 TB2). Mazmur Daud yang agung ini mencapai puncaknya dengan pujian penuh kekaguman: “Allah sungguh dahsyat” (ay. 36 TB2).

    Dalam foto-foto pemandangan, saya dapat menemukan kebesaran sekaligus kedekatan. Luasnya pemandangan yang terbentang menyentuh jiwa saya. Saya pun merenungkan, apakah pemandangan dalam dunia ini sesungguhnya memberi kita gambaran sekilas tentang Allah sendiri—Dia begitu agung luar biasa, sekaligus penuh dengan kasih yang menakjubkan. Dengan pemahaman itu, marilah kita mencari jejak keindahan-Nya di sekitar kita hari ini. Saat menemukannya, biarlah kita berbisik kepada-Nya, “Sungguh dahsyat Engkau, ya Allah.”

    Oleh: Kenneth Petersen

    Renungkan dan Doakan

    Pengalaman visual apa yang telah mengingatkan Anda pada kedahsyatan diri Allah? Apa karakter Allah yang tercermin dari pengalaman itu?

    Ya Allah, izinkanlah aku melihat keindahan-Mu yang menakjubkan.

    Amin...

    Selamat menjalani hari ini dengan semangat dan Kekuatan dari Tuhan, Gbu ...

    WAWASAN

    Mazmur 68 mengagungkan Allah sebagai pahlawan perkasa yang mengalahkan kejahatan (ay. 2-3). Mazmur ini mengambil gambaran dari nyanyian dalam Keluaran 15 yang memuji Allah karena telah membebaskan umat-Nya dari Mesir. Dalam Mazmur 68, Dia digambarkan “berkendaraan melintasi awan-awan” (ay. 5) sambil menyerakkan “musuh-musuh-Nya” (ay. 1). Penceritaan ulang peristiwa keluaran di sini diakhiri dengan pawai kemenangan yang dipuncaki oleh gambaran Allah yang berdiam dan memerintah sebagai Raja (ay. 19).

    Sisa Mazmur 68 (ay. 20-36) meninggikan Allah yang bertakhta, sembari menegaskan bagaimana umat Allah sepenuhnya bergantung kepada-Nya. Pemazmur memohon, “Kerahkanlah kekuatan-Mu, ya Allah, tunjukkanlah kekuatan-Mu, ya Allah, Engkau yang telah bertindak bagi kami” (ay. 29). Allah adalah pahlawan penuh kelembutan yang memperjuangkan keadilan, “mengeluarkan orang-orang tahanan, sehingga mereka bahagia” (ay. 7), dan “dari hari ke hari . . . memikul beban kita” (ay. 19 BIMK). Saat kita merenungkan keagungan-Nya hari ini, kita dapat merayakan kasih-Nya yang besar kepada kita. –Monica La Rose

    Anda bisa memberikan dampak yang lebih berarti 

    Our Daily Bread

  • You might also like

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Foto saya
Pematangsiantar, Sumatera Utara, Indonesia
Pengamat Sosial

Allah yang Dahsyat 2026-08-19

Allah sungguh dahsyat dari dalam tempat kudus-Nya. –Mazmur 68:36 (TB2) Baca: Mazmur 68:2-5,20-21,33-36 Sebagai seorang fotografer pemandanga...

Halaman FB