• Rencana Penyelamatan Allah 2026-09-19

    Keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya. –Kejadian 3:15

    Baca: Kejadian 3:8-15

    Ketika seorang ayah mengetahui bahwa putrinya yang berusia lima tahun terjatuh ke laut dari geladak keempat pada kapal pesiar yang sedang mereka tumpangi, ia segera meloncat dari ketinggian 12 meter untuk menyelamatkan sang putri. Ia memeluk erat anak itu sambil terus berjuang untuk mengapung selama lebih dari 10 menit sebelum akhirnya regu penyelamat berhasil membawa mereka kembali ke kapal. Begitu si ayah mendengar bahwa sang putri berada dalam kesulitan, ia mempertaruhkan segalanya demi menyelamatkan buah hatinya.

    Di sepanjang Alkitab, kita juga membaca bagaimana kasih Bapa Surgawi kita menggerakkan-Nya untuk menyerahkan semua yang ada pada-Nya demi menyelamatkan manusia dari dosa yang menenggelamkan kita. Allah pertama kalinya mengungkapkan rencana penyelamatan-Nya di Taman Eden. Setelah Adam dan Hawa digoda oleh si ular dan jatuh ke dalam dosa, Allah mengutuk ular tersebut dan berkata, “Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya” (Kej. 3:15). Ayat ini merujuk pada peperangan rohani antara Iblis dan anak-anak Allah, serta bagaimana pada waktu yang telah ditentukan-Nya, Allah akan mengutus Putra-Nya, Yesus, untuk menebus manusia melalui kematian dan kebangkitan-Nya.

    Allah sudah siap menyelamatkan kita jauh sebelum kita menyadari bahwa kita membutuhkan pertolongan-Nya. Kapan pun kita merasa sedang tenggelam dalam lautan dosa, ingatlah bahwa Yesus adalah sekoci penyelamat kita. Kita dapat berseru kepada-Nya. Dia akan menolong dan menyelamatkan kita.

    Oleh: Nancy Gavilanes

    Renungkan dan Doakan

    Apakah Anda sudah mengalami pengampunan Allah? Bagaimana perasaan Anda mengetahui bahwa Dia mengasihi Anda?

    Bapa Surgawi, terima kasih, karena Engkau mengasihi dan menyelamatkanku.

    Amin 

    Selamat menjalani hari ini dengan semangat dan kekuatan dari Tuhan.Gbu

    WAWASAN

    Ketika Adam dan Hawa berdosa, konsekuensinya dialami secara langsung dan juga berdampak hingga masa depan. Secara langsung, mereka diusir dari taman Eden dan hadirat Sang Pencipta (Kejadian 3:23-24), dan akhirnya mereka akan mati secara jasmani. Di antaranya, kehidupan sebelumnya yang mereka nikmati di surga dan diciptakan khusus bagi mereka kini ternoda oleh penderitaan, kehilangan, frustrasi, dan kegagalan (ay. 16-19). Inilah yang membuat kematian dan kebangkitan Yesus begitu penting. Hanya melalui karya Kristus bagi kita, kita dapat diselamatkan dan dipulihkan kepada Bapa Surgawi serta memiliki harapan akan kehidupan kekal setelah kematian (Roma 8:1-4). 

    Hidup di dunia yang telah rusak oleh dosa ini terus saja membawa kesulitan. Namun, ketika kita berseru kepada Yesus, Dia akan menyelamatkan kita. Kemudian, suatu hari nanti, Allah “akan menghapus segala air mata dari mata [kita], dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita” (Wahyu 21:4). –Bill Crowder

    Anda bisa memberikan dampak yang lebih berarti 

    Our Daily Bread

  • You might also like

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Foto saya
Pematangsiantar, Sumatera Utara, Indonesia
Pengamat Sosial

Gereja yang Hangat 2026-09-22

Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari. –Kisah Para Rasul 2:46 Baca: Kisah Para Rasul 2:42-47 Semasa kecil, saya ...

Halaman FB