Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang. –Amsal 13:20
Baca: Amsal 13:14-20
Sebuah penelitian ilmiah mengungkapkan bahwa menonton program TV yang menampilkan tokoh-tokoh berperilaku kasar dapat benar-benar mempengaruhi orang untuk ikut menjadi kasar. Berbagai bentuk kekasaran, baik perkelahian maupun gosip yang merusak, memicu otak penonton untuk meniru perilaku serupa. Pengaruh ini sering kali terjadi di alam bawah sadar, sehingga tontonan yang menyajikan lelucon yang merendahkan orang lain mungkin tampak “tidak berbahaya,” tetapi sebenarnya mempengaruhi secara halus cara kita memperlakukan sesama. Begitu pula, perilaku kita dapat dipengaruhi oleh orang-orang yang kita pilih untuk bergaul dengan kita.
Salomo memberikan hikmat yang berlaku di sepanjang zaman tentang hal yang penting ini: “Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang” (Ams. 13:20). Ia menyiratkan bahwa seseorang tidak dapat memperoleh hikmat ini dari dirinya sendiri, jadi mereka harus bergaul dengan orang-orang yang bijak dan menghormati Allah—seperti para guru dan sahabat yang baik—daripada berteman dengan orang bodoh. Menempatkan diri di antara orang-orang bijak akan memupuk “akal budi yang baik” dan membantu kita terhindar dari kecelakaan (ay. 15). Seorang ahli menyebutnya “pendidikan melalui persahabatan.” Teman yang sering bersama pasti saling memberi pengaruh, baik positif atau negatif. Karena itu, Salomo mendesak kita untuk menyadari dengan siapa kita bergaul, sambil menyadari bahwa “nasihat orang bijak bagaikan mata air kehidupan” (ay. 14 TSI).
Dengan pertolongan Allah, marilah kita senantiasa menempatkan diri di antara orang-orang yang akan mendorong kita untuk menghormati-Nya, mengasihi sesama, dan bertumbuh dalam hikmat.
Oleh: Marvin Williams
Renungkan dan Doakan
Mengapa penting untuk belajar dari orang-orang yang mengasihi sesama dan hidup dengan bijaksana? Bagaimana Anda dapat mendorong orang lain untuk bertumbuh dalam kasih dan hikmat?
Allah yang penuh kasih, terima kasih untuk orang-orang yang telah mengajarkan arti hikmat, kebaikan, dan kasih kepadaku.
Amin
Selamat menjalani hari ini dengan semangat dan Kekuatan dari Tuhan, Gbu
WAWASAN
Kitab Amsal merupakan kumpulan kata-kata bijak yang dihasilkan oleh sejumlah penulis. Teks Alkitab hari ini berasal dari tulisan Raja Salomo. Tragisnya, ia sendiri gagal mengikuti nasihat yang dikatakannya: “Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang” (Amsal 13:20). Namun, Salomo justru bergaul dengan seribu istri dan gundik yang menyembah berhala (1 Raja-Raja 11:3), sesuatu yang dilarang oleh Allah (ay. 2). Akibatnya, hati Salomo dijauhkan dari Allah: “Pada waktu Salomo sudah tua, isteri-isterinya itu mencondongkan hatinya kepada allah-allah lain, sehingga ia tidak dengan sepenuh hati berpaut kepada TUHAN, Allahnya, seperti Daud, ayahnya. Demikianlah Salomo mengikuti Asytoret, dewi orang Sidon, dan mengikuti Milkom, dewa kejijikan sembahan orang Amon” (ay. 4-5).
Allah ingin kita bergaul dengan orang-orang yang dapat mendorong kita untuk mengasihi Dia dan sesama. –Bill Crowder
Anda bisa memberikan dampak yang lebih berarti
Our Daily Bread

Tidak ada komentar:
Posting Komentar