Allahku akan memenuhi segala keperluanmu. –Filipi 4:19
Baca: Filipi 4:15-19
Setelah banjir bandang akibat terjangan Badai Helene hampir menghancurkan sebuah kota kecil di Carolina Utara pada tahun 2024, seorang pendeta di sana menyadari adanya sebuah pola yang menguatkan hati. Saat ia kesulitan untuk menjawab pertanyaan yang tidak ada habis-habisnya tentang kebutuhan mereka, sumbangan pun terus berdatangan tepat pada saat ia membutuhkannya. Untuk mengisi daya ponsel? Secara tak terduga, seorang pria datang membawa generator, sehingga tersedia stasiun pengisian daya di gereja. Soal kebutuhan air minum? Tiba-tiba saja ada yang mengirimkan berdus-dus botol air.
Apakah semua itu kebetulan? Alkitab membawa kita untuk berharap kepada Allah, bukan kepada kebetulan belaka: “Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus” (Flp. 4:19). Janji itu mungkin terdengar sia-sia bagi sebuah kota yang hampir luluh lantak akibat terjangan air setinggi hampir sepuluh meter. Namun, Paulus, yang memberikan penghiburan ini dari dalam penjara, bukanlah orang yang asing dengan penderitaan.
Paulus menulis kepada jemaat di Filipi untuk mengucapkan terima kasih atas sumbangan dana yang sangat diperlukannya. Tidak ada yang peduli pada kebutuhan Paulus, kecuali mereka (ay. 15). Namun, Allah memakai mereka untuk memenuhi kebutuhan sang rasul. Jadi, firman Tuhan menjunjung tinggi Allah, yang menyediakan “kekayaan dan kemuliaan-Nya” dalam Kristus Yesus, Juruselamat kita, sumber sejati dari “segala berkat rohani” yang kita miliki (Ef. 1:3). Dia menyediakan sukacita, damai sejahtera, kebenaran, keselamatan, dan masih banyak lagi bagi kita. Dalam kemurahan-Nya, Dia juga akan menyediakan air minum, jika memang itu yang kita perlukan. Dia sungguh Allah yang penuh kasih dan murah hati.
Oleh: Patricia Raybon
Renungkan dan Doakan
Apa saja kebutuhan rohani Anda hari ini? Bagaimana dengan kebutuhan jasmani Anda?
Terima kasih, Allah yang penuh kasih, karena Engkau memenuhi kebutuhan rohani dan jasmaniku hari ini, menurut kehendak-Mu dan kekayaan kemuliaan-Mu dalam Kristus Yesus.
Amin
Selamat menjalani hari ini dengan semangat dan Kekuatan dari Tuhan, Gbu
WAWASAN
Cara Allah untuk memenuhi kebutuhan umat-Nya dan juga dunia sering kali adalah melalui orang-orang yang mengikuti teladan Kristus. Paulus mengutip perkataan Yesus, “Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima” (Kisah Para Rasul 20:35). Jemaat di Filipi menjadi “mitra” Allah, dan berjuang bersama Paulus dalam pekabaran Injil. Ungkapan “berbagi beban” yang disebut di Filipi 4:15 (AYT) berasal dari kata Yunani koinōneō, yang berarti “masuk ke dalam persekutuan, menjadi seorang yang ikut serta, atau dibuat menjadi mitra.”
Tanpa alasan yang jelas, ternyata tidak ada jemaat lain yang memberi dukungan seperti jemaat Filipi. Sang rasul menulis, “Tidak ada jemaat yang mau berbagi beban denganku dalam hal memberi dan menerima, kecuali kamu. Bahkan, ketika di kota Tesalonika, kamu mengirim bantuan untuk kebutuhanku lebih dari sekali” (ay. 15-16 AYT). Allah akan menyediakan kebutuhan rohani dan jasmani kita, dan Dia juga dapat memakai kita sebagai saluran pertolongan-Nya untuk menjawab kebutuhan orang lain. –Arthur Jackson
Anda bisa memberikan dampak yang lebih berarti
Our Daily Bread

Tidak ada komentar:
Posting Komentar