• Kekekalan Bersama Allah 2026-09-16

    Setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. –Yohanes 11:26

    Baca: Yohanes 11:17-27

    Di pesisir selatan Inggris, dua perempuan yang sama-sama bernama Kate mengelola Klub Peti Mati. Mereka menciptakan tempat ini agar orang-orang dapat menyiapkan diri untuk menghadapi kematian yang akan datang dengan memilih dan menghias peti mati mereka sendiri. Ayah Kate sendiri meninggal ketika Kate berumur 13 tahun, dan ia berkata, “Sungguh mengerikan. Tidak ada orang yang mau membicarakan kematian.” Klub itu menjadi upaya mereka untuk menormalkan suatu pengalaman yang pasti akan kita semua alami.

    Kematian dapat dikatakan “normal” karena setiap orang akan mengalaminya. Meski demikian, orang-orang yang mengasihi dan melayani Yesus dapat menyiapkan diri untuk menghadapi kematian tanpa rasa takut, seperti yang kita lihat dalam percakapan Yesus dengan Maria, sahabat yang dikasihi-Nya, setelah kematian saudara laki-lakinya. Yesus berjanji kepadanya bahwa Lazarus “akan bangkit” (Yoh. 11:23). Dia memberi tahu Maria bahwa Dialah “kebangkitan dan hidup” dan “barangsiapa percaya kepada-[Nya], ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-[Nya], tidak akan mati selama-lamanya” (ay.25-26). Marta menanggapi-Nya dengan memberikan salah satu pengakuan iman paling tegas dalam Perjanjian Baru tentang Yesus sebagai Mesias, Anak Allah (ay. 27). Maria sungguh percaya.

    Entah kita tertarik untuk menghias peti mati kita sendiri atau tidak, kita semua dapat menyiapkan diri untuk menghadapi kematian dengan mempercayakan diri kita kepada Allah dan mempercayai keselamatan yang Yesus tawarkan. Kesadaran bahwa kita akan tetap hidup setelah kematian sepatutnya memberi kita penghiburan, pengharapan, dan kedamaian yang sejati. Bersama Marta, kiranya kita percaya dan mengakui bahwa Yesus adalah Mesias, Juruselamat kita.

    Oleh: Amy Boucher Pye

    Renungkan dan Doakan

    Apa tanggapan Anda terhadap keberadaan “Klub Peti Mati”? Apa yang dapat Anda lakukan hari ini untuk merayakan kehidupan ini dan kekekalan bersama Allah?

    Tuhan Yesus, Engkaulah Mesias. Tolonglah aku untuk selalu percaya kepada-Mu, sekarang dan seterusnya.

    Amin 

    Selamat menjalani hari ini dengan semangat dan Kekuatan dari Tuhan, Gbu....

    WAWASAN

    Selama pelayanan-Nya di muka bumi, Yesus menunjukkan kuasa atas maut dengan membangkitkan beberapa orang dari kematian. Di antaranya adalah putri Yairus (Markus 5:21-24,35-43), putra janda dari Nain (Lukas 7:11-17), dan Lazarus (Yohanes 11:1-44). Kristus tidak hanya berkuasa atas maut, tetapi juga memiliki kuasa hidup di dalam diri-Nya: “Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia” (Yohanes 1:4). Salib Kristus adalah penebusan yang diperlukan untuk menyelamatkan manusia dari dosa, dan kebangkitan-Nya membuka jalan bagi kita untuk memiliki kehidupan kekal (lihat 1 Korintus 15:54-58). 

    Ketika kita percaya kepada Yesus, hidup kebangkitan-Nya menjadi milik kita untuk selamanya. Karena kebangkitan-Nya, kita dapat dengan yakin berkata, “Maut telah ditelan dalam kemenangan” (ay. 54). –Bill Crowder

    Anda bisa memberikan dampak yang lebih berarti 

    Our Daily Bread

  • You might also like

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Foto saya
Pematangsiantar, Sumatera Utara, Indonesia
Pengamat Sosial

Berharap kepada Allah 2026-09-17

Tak sanggup kami membangun kembali tembok ini. . . . Ingatlah kepada Tuhan yang maha besar dan dahsyat. –Nehemia 4:10,14 Baca: Nehemia 4:6-1...

Halaman FB