• Ketekunan Berbuah Sukacita 2026-9-12

    Berbahagialah orang yang bertahan. –Yakobus 1:12

    Baca: Yakobus 1:2-12

    Di suatu sudut tangga bata dari pintu depan rumah kami, terdapat tanaman begonia merah kecil yang tangguh. Kami tidak pernah menanamnya, dan kemungkinan tanaman itu tumbuh dari benih yang jatuh dari pot gantung. Namun, kami membiarkannya tumbuh. Tahun demi tahun, tanaman itu menjadi pengingat yang indah bagi saya dan istri tentang indahnya ketekunan.

    Yakobus memberikan dorongan yang lebih indah lagi untuk bertekun, terutama bagi mereka yang menghadapi tantangan karena iman mereka kepada Yesus: “Anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan” (Yak. 1:2-3).

    Suatu kebahagiaan? Mungkin kita merasa sulit menerima kata-kata itu, tetapi sang rasul mengajak kita untuk melihat kebenaran agung, yaitu bahwa Allah berdaulat atas segala sesuatu dan sanggup mendatangkan kebaikan, bahkan dari keadaan yang sulit sekalipun. Yakobus melengkapi pemikirannya: “Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia” (ay. 12). Kata berbahagialah di sini sama dengan kata yang digunakan Yesus dalam Khotbah di Bukit (Mat. 5:3-12), dan salah satu arti yang dikandungnya adalah “bersukacita.”

    Apa pun yang kita hadapi, termasuk peperangan rohani dan tantangan hidup yang berat, Allah akan menopang kita dengan kasih-Nya. Bukan itu saja, karena suatu hari kelak Dia akan mengaruniakan kepada kita sukacita-Nya yang indah dan abadi.

    Oleh: James Banks

    Renungkan dan Doakan

    Bagaimana Anda dikuatkan saat mengetahui kebenaran bahwa Allah sanggup mendatangkan kebaikan dari pergumulan kita yang terberat? Apa yang paling Anda nantikan dari-Nya hari ini?

    Tuhan Yesus, terima kasih, karena Engkau tekun menanggung salib-Mu demi diriku. Engkaulah sumber kebahagiaan kami yang terbesar!

    Amin 

    Selamat menjalani hari ini dengan semangat dan Kekuatan dari Tuhan, Gbu..mm

    WAWASAN

    Tuhan Yesus adalah teladan terbesar dalam ketekunan menghadapi pencobaan. Kitab Ibrani menasihatkan kita untuk mengarahkan pandangan kita “pada Yesus, Sang Pencipta dan Penyempurna iman kita, yang demi sukacita yang telah ditetapkan bagi-Nya, rela menanggung salib dan mengabaikan kehinaan salib itu. Dan, sekarang, Ia duduk di sebelah kanan takhta Allah” (12:2 AYT). Kata Yunani yang diterjemahkan sebagai “menanggung” (hypomenō) juga digunakan dalam Yakobus 1:12 dengan arti “bertahan”: “Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan.” Kedua penggunaan kata ini menggambarkan ketekunan yang berpengharapan.

    Pengharapan akan hasil yang memuliakan Allah dan menguatkan jiwa menuntut adanya “sukacita” (ay. 2 AYT) bahkan di tengah tantangan hidup. Karena beratnya tantangan yang kita hadapi, kita diajak untuk meminta hikmat kepada Allah (ay. 5) dan percaya bahwa Dia akan mendatangkan kebaikan dari berbagai pencobaan yang kita alami. –Arthur Jackson

    Anda bisa memberikan dampak yang lebih berarti 

    Our Daily Bread

  • You might also like

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Foto saya
Pematangsiantar, Sumatera Utara, Indonesia
Pengamat Sosial

Ketekunan Berbuah Sukacita 2026-9-12

Berbahagialah orang yang bertahan. –Yakobus 1:12 Baca: Yakobus 1:2-12 Di suatu sudut tangga bata dari pintu depan rumah kami, terdapat tanam...

Halaman FB