• Siap Menyambut Kedatangan Kristus 2026-10-16

    Hendaklah kalian selalu siap untuk memberi jawaban kepada setiap orang yang bertanya mengenai harapan yang kalian miliki. –1 Petrus 3:15 (BIMK)

    Baca: 1 Petrus 3:13-17

    Suatu kali, di penghujung musim gugur, saya dan istri hendak melakukan perjalanan jauh dengan mobil pribadi. Sehari sebelum keberangkatan kami, salju mulai turun, dan tiba-tiba saya menyadari bahwa saya belum membawa mobil ke bengkel untuk dipasang ban khusus salju. Kondisi bersalju yang memburuk menyebabkan antrean panjang di toko ban—situasi yang sebenarnya bisa saya hindari dengan perencanaan yang lebih baik.

    Saya pun menyadari bahwa sebagian besar masa hidup ini kita gunakan untuk bersiap-siap. Sangat penting bagi kita untuk berpikir tentang masa depan, mempersiapkan diri untuk berbagai kemungkinan yang dapat terjadi, dan memastikan bahwa kita telah merencanakannya dengan baik.

    Hal ini juga berlaku bagi kehidupan rohani kita. Dalam Matius 24, Yesus menunjukkan perlunya kita mempersiapkan diri untuk menyambut kedatangan-Nya kembali. Dia mengatakan kepada para pendengar-Nya bahwa mereka harus “siap sedia” karena Dia pasti akan datang kembali (ay. 44). Petrus kemudian menulis bahwa orang percaya perlu selalu siap, baik secara intelektual maupun spiritual, “untuk memberi jawaban kepada setiap orang yang bertanya mengenai harapan yang [mereka] miliki” (1 Ptr. 3:15 BIMK).

    Hidup kita seharusnya menjadi kehidupan yang siap sedia. Pertama, kita harus memastikan bahwa kita siap menyambut kedatangan Yesus kembali dengan mempercayai-Nya sebagai Tuhan kita. Kemudian, kita perlu terus siap sedia melayani-Nya, bahkan ketika kita harus “menderita karena berbuat baik” (ay. 17). Dengan pertolongan-Nya, marilah kita bersiap sedia.

    Oleh: Dave Branon

    Renungkan dan Doakan

    Bagaimana Anda memastikan bahwa Anda siap untuk bertemu Tuhan Yesus, ketika Dia datang kembali atau waktu Anda meninggal? Apa yang dapat Anda lakukan untuk mempersiapkan diri dengan lebih baik dalam melayani dan menghormati Allah?

    Tuhan Yesus, tolonglah aku memakai waktuku dengan bijaksana, supaya aku selalu siap sedia melakukan apa yang Engkau kehendaki. Di tengah urusanku sehari-hari, mampukanlah aku menyediakan waktu untuk menyiapkan diriku secara rohani.

    Amin 

    Selamat menjalani hari ini dengan semangat dan kekuatan dari Tuhan, Gbu...

    WAWASAN

    Setelah kita mempercayai Yesus sebagai Juruselamat kita dan siap bertemu dengan-Nya ketika Dia datang kembali, kita dipanggil untuk membagikan pengharapan kita di dalam Kristus kepada orang lain. Rasul Petrus berkata kepada kita, “Hendaklah kalian selalu siap untuk memberi jawaban kepada setiap orang yang bertanya mengenai harapan yang kalian miliki” (1 Petrus 3:15 BIMK). Kunci penting yang kadang terlewatkan dalam perintah tentang membagikan iman itu adalah perlunya suatu pemicu dalam hidup kita yang membuat orang mau bertanya tentang iman kita. Pemicu tersebut adalah kehidupan penuh pengharapan yang serupa dengan Kristus. Hidup seperti itulah yang membuka pintu kesempatan untuk kita berbagi tentang hubungan kita dengan Yesus.

    Karena kita hidup di dunia yang sarat keputusasaan, kehidupan yang memperlihatkan pengharapan dapat membuat orang menginginkan apa yang mereka lihat dalam diri kita. Allah dapat menolong kita untuk “selalu siap” bersaksi tentang Sang Juruselamat kepada orang lain (ay. 15 BIMK). Kristus telah menjadi sumber pengharapan kita melalui kebangkitan-Nya (1:3). –Bill Crowder

    Anda bisa memberikan dampak yang lebih berarti 

    Our Daily Bread

  • You might also like

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Foto saya
Pematangsiantar, Sumatera Utara, Indonesia
Pengamat Sosial

Siap Menyambut Kedatangan Kristus 2026-10-16

Hendaklah kalian selalu siap untuk memberi jawaban kepada setiap orang yang bertanya mengenai harapan yang kalian miliki. –1 Petrus 3:15 (BI...