• Iman Belle 2026-02-17

    Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup. –Yohanes 3:36

    Baca: Yohanes 3:1-6, 9, 14-16, 36

    Belle tidak ingin mengikuti iman orang tuanya di dalam Tuhan Yesus. Semasa kuliah, ia menyebut dirinya agnostik dan berusaha menjalani hidupnya tanpa Allah. Namun, ketika mengalami putus cinta yang berujung pada depresi, ia merasa hancur dan mulai berpikir untuk mengakhiri hidupnya. Di tengah keputusasaan itu, Belle teringat akan kebahagiaan orang tuanya dalam mengikut Tuhan. Meski masih bergumul, ia akhirnya mau menerima Yesus sebagai Juruselamat.

    Di kemudian hari, Belle mendengar seorang pria berbicara tentang sekelompok orang di China yang belum pernah mendengar Injil. Ia merasa terpanggil untuk pergi ke sana, tetapi banyak yang memperingatkan dirinya bahwa itu berbahaya. Tetap saja, Belle berangkat. Bersama seorang pemuda yang dikenalnya di kampus dan kemudian dinikahinya, Belle menghabiskan sisa hidupnya memberitakan Injil di China dan Thailand. Ribuan orang percaya kepada Yesus, dan warisan hidup Belle, yang bernama lengkap Isobel Kuhn, masih dikenang di kedua negara tersebut.

    Siapakah yang memberi Belle kehidupan dan pengharapan baru, serta berjalan bersamanya dalam masa-masa sulit? Yesus.

    Jika Anda sedang bertanya-tanya tentang arti hidup atau merasa kehilangan arah, berpalinglah kepada Kristus—“Anak Tunggal Allah” (Yoh. 3:18)—yang telah mati bagi Anda (Rm. 5:8). Dia begitu mengasihi Anda dan menawarkan hidup yang kekal kepada Anda (Yoh. 3:16). Benar, “barangsiapa percaya kepada Anak [Yesus Kristus], ia beroleh hidup yang kekal” (3:36). Seperti yang dialami oleh Belle, ketika kita percaya kepada-Nya, Dia hadir dalam setiap tantangan hidup dan memampukan kita untuk meneruskan kasih-Nya kepada sesama.

    Oleh: Dave Branon

    Renungkan dan Doakan

    Bagaimana Anda melihat Tuhan memberi arah dan tujuan dalam hidup Anda? Apa artinya menemukan pengharapan dalam Kristus bagi perjalanan hidup Anda?

    Tuhan Yesus, terima kasih atas tujuan dan rencana indah yang Engkau tetapkan bagiku!

    Amin 

    Selamat menjalani hari ini dengan semangat dan Kekuatan dari Tuhan, Gbu 

    WAWASAN

    Nikodemus awalnya benar-benar tidak paham pernyataan Yesus, bahwa hanya mereka yang “dilahirkan kembali” dapat melihat Kerajaan Allah (Yohanes 3:3). Istilah “lahir baru,” yang mungkin akrab bagi kita, terdengar asing bagi Nikodemus, dan pertanyaan-pertanyaannya menunjukkan kebingungannya (ay. 4). Dengan sabar, Kristus menjelaskan maksud-Nya, hingga berpuncak pada ayat 16—salah satu ayat terfavorit dalam Alkitab. Nikodemus pun tersentuh. Ia membela Yesus agar Dia dimintai keterangan secara adil (7:50-51) dan kemudian membantu menguburkan-Nya dengan layak (19:39-41). Iman baru Nikodemus menumbuhkan kasihnya kepada Sang Juruselamat, sekaligus menantang kita untuk ikut meneruskan kasih-Nya kepada orang lain. –Jed Ostoich

    Anda bisa memberikan dampak yang lebih berarti 

    Our Daily Bread

  • You might also like

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Foto saya
Pematangsiantar, Sumatera Utara, Indonesia
Pengamat Sosial

Iman Belle 2026-02-17

Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup. –Yohan...

Halaman FB