Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal sempurna, seperti aku sendiri dikenal. –1 Korintus 13:12
Baca: 1 Korintus 13:8-13
audio playDENGAR ONLINE
Pernahkah Anda merindukan sesuatu yang samar, tetapi tidak pernah benar-benar Anda raih? C.S. Lewis merindukan sukacita. Ia menulis, “Kerinduan kita untuk dipersatukan kembali dengan sesuatu di alam semesta yang kini terasa terpisah dari kita, untuk memasuki sesuatu yang selama ini kita lihat dari luar, adalah . . . petunjuk sejati dari keadaan kita yang sebenarnya. Kemudian, ketika akhirnya kita masuk, itu akan membawa . . . penyembuhan dari luka lama yang kita derita. . . . Kita akan sepenuhnya menikmati sukacita dari sumbernya.”
Lewis berbicara tentang sukacita yang akan kita alami sepenuhnya ketika kita bertemu Yesus muka dengan muka. Sebagai orang percaya, kita memiliki sukacita Kristus dari hubungan kita dengan-Nya dan karya Roh-Nya dalam diri kita. Namun, pemenuhan sukacita itu terhambat oleh dosa, kematian, kuasa si jahat, dan kebobrokan dunia ini. Paulus menulis, “Sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal” (1 Kor. 13:12). Di ayat 10, Paulus berbicara tentang “kesempurnaan” yang akan datang. Pada saat itulah kita akan mengenal dan mengalami sukacita yang penuh karena kita akan tinggal bersama Yesus selamanya.
Sembari menantikan hari tersebut dengan penuh kerinduan, saat ini Allah mengizinkan kita mencicipi sukacita surgawi yang melimpah ruah tanpa batas itu!
Oleh: Alyson Kieda
Renungkan dan Doakan
Menurut Anda, seperti apa rasanya berjumpa dengan Yesus? Apa yang paling Anda nantikan di surga kelak?
Bapa Surgawi, terima kasih atas momen-momen sukacita yang kualami di dunia ini. Aku menantikan harinya kelak ketika aku dapat mengalami sukacita itu dengan sempurna.
Amin
Selamat menjalani hari ini dengan semangat dan Kekuatan dari Tuhan, Gbu
WAWASAN
1 Korintus 13:12 mengingatkan kita bahwa suatu hari nanti kita akan melihat Yesus “muka dengan muka.” Itulah kenyataan agung dan indah yang menanti kita, baik dalam kematian maupun saat Kristus kembali. Namun, sekarang pun kita dapat menikmati secercah keindahan itu. Melalui dorongan dari firman Allah, kehidupan bersama saudara-saudari seiman, dan kuasa Roh Kudus dalam hati kita, kita dapat “mencicipi” apa yang kelak akan kita nikmati.
Hal-hal tersebut sangat berarti, terutama bagi mereka yang sedang tertekan di bawah pencobaan. Rasul Petrus menambahkan dorongan ini, “Sekalipun kamu belum pernah melihat Dia, namun kamu mengasihi-Nya. Kamu percaya kepada Dia, sekalipun kamu sekarang tidak melihat-Nya. Kamu bergembira karena sukacita yang mulia dan yang tidak terkatakan, karena kamu telah mencapai tujuan imanmu, yaitu keselamatan jiwamu” (1 Petrus 1:8-9).
Hari ini, kita dapat memperhatikan secercah sukacita di sekeliling kita, yang mengingatkan kita pada sukacita seutuhnya yang kelak akan kita alami. –Arthur Jackson
Anda bisa memberikan dampak yang lebih berarti
Our Daily Bread

Tidak ada komentar:
Posting Komentar