Janganlah kamu takut dan terkejut . . . sebab bukan kamu yang akan berperang melainkan Allah. –2 Tawarikh 20:15
Baca: 2 Tawarikh 20:14-19
Meski ia senang menemani dan membantu orang-orang dalam pelayanan kaum lanjut usia di gerejanya, Carol merasa diperlakukan tidak baik oleh pemimpin pelayanannya yang otoriter. Hal itu sangat mengganggunya sehingga ia memutuskan untuk mengikuti konseling. Ia disarankan untuk berhenti dari pelayanan itu, tetapi ia sendiri tidak ingin “menelantarkan” jemaat lansia di sana. Karena merasa terjebak dalam situasi itu, ia pun berdoa meminta tuntunan Allah. Carol merasakan penghiburan dan kepastian saat ia menyerahkan segala ketakutannya kepada Allah. Ia juga digerakkan Allah untuk berbicara dengan pemimpin tersebut, sambil mempercayakan penyelesaian masalah itu kepada-Nya.
Ketika mendengar kabar kedatangan musuh yang kuat ke Yerusalem, Raja Yosafat merespons pertama-tama dengan berdoa. Ia mengandalkan kedaulatan Allah, dengan berkata, “Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan, tetapi mata kami tertuju kepada-Mu” (2 Taw. 20:12). Alih-alih mengandalkan kekuatan mereka sendiri, raja dan rakyat Yehuda menyerahkan diri dan kesulitan mereka kepada Allah (ay. 18).
Jawaban Allah melalui Nabi Yahaziel sungguh membesarkan hati: “Janganlah kamu takut dan terkejut . . . sebab bukan kamu yang akan berperang melainkan Allah” (ay. 15). Allah memerintahkan Yehuda untuk maju berperang, tetapi mempercayakan hasil peperangan itu kepada-Nya. Mereka pun melakukannya dengan iman, sambil memuji Allah seolah-olah doa mereka telah terjawab (ay. 20-21), lalu mendapati bahwa pertempuran itu telah dimenangkan (ay. 24).
Setiap kali menghadapi situasi sulit, marilah kita berdoa dan memohon pertolongan Allah. Mungkin kita tidak selalu meraih kemenangan, tetapi apa pun yang terjadi, kita tidak perlu takut, karena Allah yang berperang bagi kita.
Oleh: Leslie Koh
Renungkan dan Doakan
Kesulitan apa saja yang sedang Anda hadapi saat ini? Bagaimana Anda dapat menyerahkan semua itu kepada Allah?
Allah Maha Kuasa, saat aku berserah dalam kedaulatan kuasa-Mu, tolonglah aku untuk percaya kepada-Mu, karena Engkau yang berperang bagi kami.
Amin
Selamat menjalani hari ini dengan semangat dan Kekuatan dari Tuhan, Gbu....
WAWASAN
Teladan Raja Yosafat sungguh layak dicontoh. Ia tidak hanya mencari Allah dalam doa ketika merasa khawatir, tetapi juga percaya sepenuhnya bahwa Allah akan memberikan jalan keluar (2 Tawarikh 20:5-12). Inilah hikmat sejati, karena Allah berfirman, “[Aku] memberitahukan dari mulanya hal yang kemudian dan dari zaman purbakala apa yang belum terlaksana, yang berkata: Keputusan-Ku akan sampai, dan segala kehendak-Ku akan Kulaksanakan” (Yesaya 46:10).
Apa pun tantangan yang kita hadapi hari ini, Allah yang mengetahui segalanya dari awal hingga akhir dapat dipercaya untuk memberi pertolongan yang kita perlukan. –Bill Crowder
Anda bisa memberikan dampak yang lebih berarti
Our Daily Bread

Tidak ada komentar:
Posting Komentar