• Allah Melihat Semuanya 2026-08-25

    Aku akan mengarahkan mata-Ku kepada mereka. –Amos 9:4 Amos 9:2-4,11-12,14-15

    Baca: Amos 9:2-4,11-12,14-15

    Michael tidak bisa menahan tawanya saat Grace bersembunyi di balik buku menu. Mereka sedang bermain petak umpet di sebuah kafe sembari menunggu pesanan makanan mereka datang. Grace yang berusia 5 tahun berpikir kalau ia tidak bisa melihat ayahnya, ayahnya juga tidak bisa melihatnya. Memang terlihat menggelikan saat itu, tetapi ketika Michael mengingat kejadian itu, ia belajar sesuatu yang penting. Apakah kita mengira kita dapat menyembunyikan dosa kita dari Allah? Apakah kita berpikir saat kita tidak melihat-Nya, Dia juga tidak melihat kita?

    Dalam Amos 9, Allah menegaskan hal yang sama, saat Dia berfirman melalui sang nabi untuk memperingatkan Israel agar mereka tidak menyangka dapat lolos dari penghakiman atas dosa-dosa mereka. “Sekalipun mereka bersembunyi . . . Aku akan mengusut dan mengambil mereka.” Dia lalu berkata, “Aku akan mengarahkan mata-Ku kepada mereka” (ay. 3-4). Tidak ada yang luput dari pandangan Allah yang Maha Melihat dan Maha Tahu.

    Meski demikian, peringatan tersebut juga disertai pesan pengharapan. Dalam ayat 11-15, Allah menjanjikan pemulihan, “Aku akan mendirikan kembali pondok Daud yang telah roboh; Aku akan menutup pecahan dindingnya” (ay. 11). Setelah menanggung penderitaan akibat dosa mereka, umat Allah akan dipulihkan dan menerima berkat berlimpah (ay. 13-15).

    Seperti Allah melihat semua kegagalan kita, Dia juga mengetahui pertobatan kita, dan Dia rela mengampuni dan memulihkan kita. Saat menerima penghiburan dalam kebenaran ini, biarlah kita berpegang teguh pada Allah yang kudus dan benar, penuh belas kasihan dan anugerah.

    Oleh: Leslie Koh

    Renungkan dan Doakan

    Adakah dosa-dosa tertentu yang masih membuat Anda bergumul? Bagaimana Anda menanggapi kerelaan Allah untuk memulihkan Anda?

    Ya Allah Maha Tahu, tidak ada perbuatan, pikiran, perkataan atau perasaanku yang tersembunyi dari-Mu. Terima kasih untuk belas kasihan dan anugerah-Mu, sebab hanya kepada-Mu aku berharap.

    Amin 

    Selamat menjalani hari ini dengan semangat dan Kekuatan dari Tuhan, Gbu 

    WAWASAN

    Metafora “mata” Allah sering muncul dalam Kitab Suci sebagai simbol perhatian dan pengawasan-Nya atas kita. Sebelum bangsa Israel memasuki tanah perjanjian, Yahweh memperingatkan mereka: “Apabila kamu . . . kamu berlaku busuk dengan membuat patung yang menyerupai apa pun juga, dan melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, Allahmu . . . pastilah kamu habis binasa dengan segera dari negeri ke mana kamu menyeberangi sungai Yordan untuk mendudukinya” (Ulangan 4:25-26). Berabad-abad kemudian, umat itu benar-benar jatuh ke dalam kejahatan, dan Allah berfirman, “Aku  akan mengarahkan mata-Ku kepada mereka untuk kecelakaan dan bukan untuk keberuntungan mereka” (Amos 9:4).

    Namun, “kecelakaan” yang dimaksud di sini adalah bentuk disiplin Allah yang dimaksudkan untuk kebaikan mereka. Meski Yahweh berkata, “Mata TUHAN Allah ada atas kerajaan yang berdosa ini,” Dia juga menegaskan, “Aku takkan memusnahkan seluruh keturunan Yakub” (ay. 8 AYT). Disiplin dari Allah selalu dimaksudkan demi kebaikan kita dan untuk membawa pertobatan kita. Dia akan segera mengampuni dan memulihkan mereka yang kembali kepada-Nya. –Tim Gustafson

    Anda bisa memberikan dampak yang lebih berarti 

    Our Daily Bread

  • You might also like

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Foto saya
Pematangsiantar, Sumatera Utara, Indonesia
Pengamat Sosial

Tempat Allah Berkuasa 2026-08-27

Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu! –Yakobus 4:7 Baca: Yakobus 4:1-10 Pada tahun 2018, seo...

Halaman FB