• Tempat Allah Berkuasa 2026-08-27

    Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu! –Yakobus 4:7

    Baca: Yakobus 4:1-10

    Pada tahun 2018, seorang pria memesan kamar hotel di kota New York untuk menginap satu malam. Yang luar biasa, ia kemudian menggunakan kamar itu dan menetap di sana selama lima tahun berikutnya tanpa membayar biaya tambahan, dengan memanfaatkan celah hukum tentang sewa-menyewa sebagai dasar tindakannya. Namun, penolakannya untuk beranjak dari kamar itu membuatnya terancam hukuman penjara.

    Yakobus memperingatkan kita bahwa, mirip dengan penyewa yang tidak kunjung pergi, Iblis bisa tinggal dalam hidup kita apabila kita membiarkannya. “Lawanlah Iblis,” tulis Yakobus, “maka ia akan lari dari padamu!” (4:7). Yakobus menekankan bahwa pergumulan kita sering berasal dari “hawa nafsu” yang tidak murni dan “alasan yang salah” (ay. 1,3 AYT). Maksudnya adalah hal-hal seperti kesombongan, ketidaksetiaan, dan pikiran kotor yang berdiam dalam hati kita. Untuk melawan godaan itu, Yakobus memberikan dua perintah: “tunduklah kepada Allah” dan “lawanlah iblis” (ay. 7). Tunduk berarti menyerahkan setiap bagian hidup kita kepada Allah. Melawan iblis berarti aktif bertindak, dan ini membutuhkan doa, kewaspadaan, dan hikmat dari Kitab Suci.

    Seperti tuan tanah yang mengusir penyewa ilegal, dengan kekuatan Allah kita dapat menolak untuk takluk kepada godaan Iblis. Saat kita melawannya, Allah menjanjikan kemenangan, seperti yang ditegaskan Yakobus, “Ia akan lari dari padamu!” (ay. 7).

    Ketika kita mengusir dosa dan pengaruh Iblis serta “[mendekat] kepada Allah” (ay. 8), kita mengizinkan damai sejahtera, sukacita, dan kehendak Allah tinggal secara utuh di dalam diri kita. Musuh harus enyah dari tempat Allah berkuasa!

    Oleh: Marvin Williams

    Renungkan dan Doakan

    Apa yang dapat Anda lakukan untuk melawan dan mengusir Iblis dari hidup Anda? Bagaimana penyerahan diri kepada Allah dapat menolong Anda melakukannya?

    Allah yang berkuasa, tolong aku menyerahkan setiap bagian hidupku kepada-Mu, agar aku dapat berdiri teguh melawan tipu daya musuh.

    Amin 

    Selamat menjalani hari ini dengan semangat dan Kekuatan dari Tuhan, Gbu...

    WAWASAN

    Selain nasihat Petrus (1 Petrus 5:8) dan Yakobus (Yakobus 4:7) tentang kewaspadaan rohani untuk melawan godaan, Paulus juga memberikan pengajaran penting mengenai hal itu. Setelah menyinggung bagaimana bangsa Israel menyerah pada godaan di padang gurun (1 Korintus 10:1-11), ia memperingatkan jemaat di Korintus: “Siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh! Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia . . . Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya” (ay. 12-13).

    Sang rasul menyebutkan dua contoh “jalan keluar” yang berupa sikap menjauh. Ia mendesak kita untuk menjauhi “penyembahan berhala” (ay. 14) dan “percabulan” (6:18). Roh Kudus sanggup menolong kita untuk tetap teguh berdiri melawan musuh iman kita. –Arthur Jackson

    Anda bisa memberikan dampak yang lebih berarti 

    Our Daily Bread

  • You might also like

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Foto saya
Pematangsiantar, Sumatera Utara, Indonesia
Pengamat Sosial

Keberanian yang Allah Berikan 2026-08-28

Maka berdirilah Sama. –2 Samuel 23:12  Seorang pimpinan perusahaan sering menyakiti para karyawannya dengan ucapannya yang pedas. Tak seoran...

Halaman FB