Berserulah Yesus dengan suara keras: “Lazarus, marilah ke luar!” Orang yang telah mati itu datang ke luar. –Yohanes 11:43-44
Baca: Yohanes 11:38-44
Pada bulan Januari 2023, para penggemar sepak bola Amerika dan penonton televisi tertegun melihat Damar Hamlin dari tim Buffalo Bills jatuh pingsan di atas lapangan setelah melakukan tekel yang sudah biasa dilakukannya. Pemain berusia 24 tahun itu mengalami serangan jantung mendadak. Namun, jantungnya yang sempat berhenti berdetak akhirnya berhasil dipulihkan oleh tenaga medis yang masuk ke dalam lapangan. Yang luar biasa, tiga bulan setelahnya, Hamlin yang sempat mati suri dan dibangkitkan di atas lapangan diperbolehkan untuk kembali bermain sepak bola.
Hamlin mengungkapkan rasa syukurnya kepada Allah dan tim medis yang telah menyelamatkan hidupnya. Ia pun berniat untuk terus menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang. Di Alkitab, dalam Yohanes 11, Lazarus juga mengalami pemulihan yang ajaib.
Sewaktu Yesus tiba di Betania, Lazarus sudah meninggal selama empat hari. Kedua saudara perempuannya yang putus asa, Maria dan Marta, menyaksikan kuasa Yesus atas kematian dan bahwa Dia adalah “kebangkitan dan hidup” (Yoh. 11:25). “Berserulah [Yesus] dengan suara keras: ‘Lazarus, marilah ke luar!’ Orang yang telah mati itu datang ke luar, kaki dan tangannya masih terikat dengan kain kapan dan mukanya tertutup dengan kain peluh” (ay. 43-44).
Kita juga adalah contoh dari kuasa kebangkitan Kristus. Kita dulu mati di dalam dosa, tetapi sekarang kita hidup di dalam Kristus (Rm. 6:1-11). Sebagai orang percaya, Roh yang pernah membangkitkan Yesus dari antara orang mati juga hidup dalam kita (8:10-11). Biarlah ini menjadi pengharapan kita. Meski kita semua akan mengalami kematian jasmani, itu bukanlah akhir kisah kita—karena kita telah dijanjikan kehidupan bersama Yesus untuk selamanya.
Oleh: Nancy Gavilanes
Renungkan dan Doakan
Bagaimana karunia kehidupan kekal memberi Anda pengharapan? Bagaimana kuasa kebangkitan Yesus telah menguatkan Anda?
Tuhan Yesus, terima kasih untuk kuasa kebangkitan-Mu.
Amin
Selamat menjalani hari ini dengan semangat dan Kekuatan dari Tuhan, Gbu
WAWASAN
Dalam Yohanes 11:1-2, Lazarus, saudara Marta dan Maria, sedang sakit. Namun, alih-alih segera pergi ke Betania untuk menjenguk keluarga itu, Yesus “sengaja tinggal dua hari lagi” (ay. 6). Catatan Injil menjelaskan bahwa Dia menunda agar Dia “akan dimuliakan” oleh penyakit itu (ay. 4). Allah dimuliakan ketika kita mengakui kuasa dan kedaulatan-Nya, dan ketika kita percaya kepada-Nya.
Kita membaca bahwa Yesus berkata kepada Marta, “Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?” (ay. 40). Dia mengundang Marta untuk percaya kepada-Nya, dan segera setelah itu, kuasa dan kemuliaan-Nya yang ajaib dinyatakan di hadapan semua orang. Marta, Maria, para murid, dan semua orang yang berkumpul di dekat kuburan menyaksikan kebangkitan Lazarus, seseorang yang telah mati selama empat hari (ay. 41-44)!
Kita pun menerima kuasa ajaib dari Allah. Dia memberikan hidup kekal kepada semua yang bertobat dari dosa dan mengikuti Dia. –Alyson Kieda
Anda bisa memberikan dampak yang lebih berarti
Our Daily Bread

Tidak ada komentar:
Posting Komentar