• Menyelamatkan Hidup 2025-09-23

    Dengan rendah hati dan dengan banyak air mata, saya bekerja untuk Tuhan di tengah-tengah penderitaan. –Kisah Para Rasul 20:19 (BIMK)

    Baca: Kisah Para Rasul 20:17-24

    Adolfo Kaminsky tahu cara menghilangkan tinta yang tidak terhapus dari permukaan kertas. Sebagai anggota dari gerakan perlawanan terhadap Nazi di Prancis, ia berusaha mengubah kartu-kartu identitas warga dan berhasil menyelamatkan ratusan orang dari ancaman kamp konsentrasi. Suatu kali, ia mendapat waktu tiga hari untuk memalsukan 900 akta kelahiran dan surat baptis serta kartu jatah makan bagi 300 anak-anak keturunan Yahudi. Ia bekerja tanpa tidur selama dua hari berturut-turut, dengan mengingatkan dirinya, “Aku dapat membuat 30 dokumen kosong dalam satu jam. Jika aku tertidur satu jam saja, 30 orang akan mati.”

    Rasul Paulus merasakan urgensi yang serupa. Ia mengingatkan gereja di Efesus bagaimana ia “dengan rendah hati dan dengan banyak air mata, . . . bekerja untuk Tuhan di tengah-tengah penderitaan” (Kis. 20:19 BIMK). Paulus berkata, “Saya tidak segan-segan memberitahukan kepada kalian apa yang berguna bagimu” (ay. 20 BIMK). Urgensi tersebut mendorong Paulus untuk menyampaikan kepada semua orang tentang pentingnya pertobatan dan iman kepada Yesus (ay. 21). Kini ia berlayar kembali ke Yerusalem, dalam kerinduan yang besar untuk “mencapai garis akhir dan menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus kepada[nya] untuk memberi kesaksian tentang Injil kasih karunia Allah” (ay. 24).

    Paulus tidak dapat menyelamatkan manusia. Hanya Allah yang sanggup melakukannya. Namun, Paulus dapat memberitakan kepada mereka Injil tentang Yesus Kristus, satu-satunya “nama . . . yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan” (Kis. 4:12).

    Adakah seseorang yang diingatkan Roh Kudus kepada Anda saat ini? Anda dapat membagikan kepadanya Injil, kabar baik dari Allah.

    Oleh: Mike Wittmer

    Renungkan dan Doakan

    Adakah seseorang yang perlu mendengar “Injil kasih karunia Allah” dari Anda? Bagaimana Anda dapat membagikannya?

    Tuhan Yesus, tolonglah aku membuka hati kepada orang-orang yang memerlukan-Mu. Berikanlah aku kesempatan untuk membagikan kasih-Mu kepada mereka.

    Amin 

    Selamat menjalani hari ini dengan semangat dan Kekuatan dari Tuhan, Gbu 

    WAWASAN

    Dalam Kisah Para Rasul 20:22-24, Paulus digerakkan oleh Roh Kudus untuk pergi ke Yerusalem. Apa pun yang akan menimpanya di sana, ia tetap bertekad menuntaskan tugas “memberi kesaksian tentang Injil kasih karunia Allah” (ay. 24). Urgensi ini juga memotivasi Paulus untuk mendorong Timotius, “Beritakanlah firman” (2 Timotius 4:2).

    Petrus pun merasakan urgensi yang sama. Tak lama setelah dipenuhi Roh Kudus (Kisah Para Rasul 2:4), ia mulai memberitakan kabar baik kepada orang banyak (ay. 14-40). Roh Kudus memperlengkapi dan memotivasi orang percaya untuk menyebarkan kabar baik (1:8; 4:31; 8:29; 16:6-7). Dia jugalah yang memberi kita kata-kata untuk disampaikan (Matius 10:19-20). Roh Kudus terus bekerja hari ini, memotivasi dan mendorong orang percaya untuk berbicara tentang Kristus kepada sesamanya. Kita dapat mempercayai-Nya untuk menolong kita berkata-kata, memberitakan Juruselamat kita yang telah mati dan bangkit, agar semua yang menerima Dia memperoleh hidup kekal bersama-Nya. –Alyson Kieda

    Anda bisa memberikan dampak yang lebih berarti 

    Our Daily Bread

  • You might also like

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Foto saya
Pematangsiantar, Sumatera Utara, Indonesia
Pengamat Sosial

Harta yang Disimpan di Surga 2026-02-04

Kita tidak membawa sesuatu apa ke dalam dunia dan kita pun tidak dapat membawa apa-apa ke luar. –1 Timotius 6:7 Baca: 1 Timotius 6:6-12, 17-...

Halaman FB