• Perubahan yang Dikerjakan Kristus 2025-09-19 Siapa mengakui pelanggaran dan meninggalkannya akan disayangi. –Amsal 28:13 Baca: Amsal 28:13-14 Ketika muncul bercak kulit tanda iritasi di dekat mata kiri saya, saya pun menggunakan riasan wajah untuk menutupinya. Dengan itu, saya bisa menyembunyikan masalah tersebut untuk sementara waktu. Namun, setelah beberapa waktu, bintik merah yang membengkak itu tidak kunjung hilang, dan saya pun tahu bahwa ini memerlukan pemeriksaan medis. Suatu pagi, sebelum bertemu dokter, saya terpikir untuk menutupinya dengan riasan wajah seperti biasa, tetapi akhirnya tidak jadi. Saya ingin dokter melihat masalahnya dengan jelas dan mengobatinya supaya sembuh. Pernahkah Anda berusaha menyembunyikan suatu dosa? Mungkin Anda menyadari suatu tindakan atau pikiran yang sedang menguasai Anda, tetapi Anda enggan mendoakan masalah itu atau menolak untuk mengakuinya kepada teman dan keluarga. Mungkin Anda menganggap itu bukan hal yang serius karena banyak orang juga menghadapi pergumulan serupa. Namun, kehidupan rohani kita tidak mungkin bertumbuh dengan baik ketika dosa merusak hidup kita secara diam-diam. Amsal 28:13 berkata, “Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung.” Syukurlah, ayat itu dilanjutkan dengan, “tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannya akan disayangi” (ay. 13). Terkadang, sulit untuk melihat tindakan kita dari sudut pandang Allah dan mengakui bahwa beberapa kebiasaan kita memang salah. Meski demikian, kebaikan-Nya menolong kita untuk merendahkan hati kita. Ketika kita menerima kuasa Roh Kristus untuk bekerja di dalam pergumulan kita, kita dimampukan untuk menolak hal-hal berdosa yang menggoda kita (Gal. 5:6-17, 22-24). Dengan tuntunan Allah, perubahan dapat terjadi, dan kesehatan rohani kita dapat tetap terjaga. Oleh: Jennifer Benson Schuldt Renungkan dan Doakan Bagaimana kasih Allah yang kekal menguatkan kerinduan Anda untuk mengakui dosa? Bagaimana Iblis dapat menipu Anda dalam pergumulan Anda melawan dosa? Ya Allah, tolonglah aku untuk melepaskan aspek-aspek hidupku yang masih berdosa dan menyerahkannya kepada-Mu. Amin. Selamat menjalani hari ini dengan semangat dan Kekuatan dari Tuhan, Gbu WAWASAN Amsal 28:13-14 menekankan pentingnya pengakuan dosa—sebuah tindakan yang membawa kebaikan bagi mereka yang dengan jujur mengakui pelanggarannya. Pesan ini sejalan dengan ajaran-ajaran lain dalam Perjanjian Lama dan Baru. Mazmur 32 menyuarakan nada yang serupa, dengan kata-kata seperti berbahagialah, ditutupi [menyembunyikan], dan mengaku. “Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutupi! Berbahagialah manusia, yang kesalahannya tidak diperhitungkan TUHAN” (Mazmur 32:1-2). Pemazmur melanjutkan, “Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata: ‘Aku akan mengaku kepada TUHAN pelanggaran-pelanggaranku'” (ay. 5). Pesan dari Perjanjian Lama itu bergema dalam Perjanjian Baru, seperti di 1 Yohanes 1:9: “Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.” Menyembunyikan dosa bukanlah jalan hidup yang sehat. Sebaliknya, mengakuinya dengan rendah hati dan meninggalkannya adalah jalan menuju kehidupan yang benar. –Arthur Jackson Anda bisa memberikan dampak yang lebih berarti Our Daily Bread

    Siapa mengakui pelanggaran dan meninggalkannya akan disayangi. –Amsal 28:13

    Baca: Amsal 28:13-14

    Ketika muncul bercak kulit tanda iritasi di dekat mata kiri saya, saya pun menggunakan riasan wajah untuk menutupinya. Dengan itu, saya bisa menyembunyikan masalah tersebut untuk sementara waktu. Namun, setelah beberapa waktu, bintik merah yang membengkak itu tidak kunjung hilang, dan saya pun tahu bahwa ini memerlukan pemeriksaan medis. Suatu pagi, sebelum bertemu dokter, saya terpikir untuk menutupinya dengan riasan wajah seperti biasa, tetapi akhirnya tidak jadi. Saya ingin dokter melihat masalahnya dengan jelas dan mengobatinya supaya sembuh.

    Pernahkah Anda berusaha menyembunyikan suatu dosa? Mungkin Anda menyadari suatu tindakan atau pikiran yang sedang menguasai Anda, tetapi Anda enggan mendoakan masalah itu atau menolak untuk mengakuinya kepada teman dan keluarga. Mungkin Anda menganggap itu bukan hal yang serius karena banyak orang juga menghadapi pergumulan serupa. Namun, kehidupan rohani kita tidak mungkin bertumbuh dengan baik ketika dosa merusak hidup kita secara diam-diam. Amsal 28:13 berkata, “Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung.” Syukurlah, ayat itu dilanjutkan dengan, “tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannya akan disayangi” (ay. 13).

    Terkadang, sulit untuk melihat tindakan kita dari sudut pandang Allah dan mengakui bahwa beberapa kebiasaan kita memang salah. Meski demikian, kebaikan-Nya menolong kita untuk merendahkan hati kita. Ketika kita menerima kuasa Roh Kristus untuk bekerja di dalam pergumulan kita, kita dimampukan untuk menolak hal-hal berdosa yang menggoda kita (Gal. 5:6-17, 22-24). Dengan tuntunan Allah, perubahan dapat terjadi, dan kesehatan rohani kita dapat tetap terjaga.

    Oleh: Jennifer Benson Schuldt

    Renungkan dan Doakan

    Bagaimana kasih Allah yang kekal menguatkan kerinduan Anda untuk mengakui dosa? Bagaimana Iblis dapat menipu Anda dalam pergumulan Anda melawan dosa?

    Ya Allah, tolonglah aku untuk melepaskan aspek-aspek hidupku yang masih berdosa dan menyerahkannya kepada-Mu.

    Amin.

    Selamat menjalani hari ini dengan semangat dan Kekuatan dari Tuhan, Gbu 

    WAWASAN

    Amsal 28:13-14 menekankan pentingnya pengakuan dosa—sebuah tindakan yang membawa kebaikan bagi mereka yang dengan jujur mengakui pelanggarannya. Pesan ini sejalan dengan ajaran-ajaran lain dalam Perjanjian Lama dan Baru. Mazmur 32 menyuarakan nada yang serupa, dengan kata-kata seperti berbahagialah, ditutupi [menyembunyikan], dan mengaku. “Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutupi! Berbahagialah manusia, yang kesalahannya tidak diperhitungkan TUHAN” (Mazmur 32:1-2). Pemazmur melanjutkan, “Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata: ‘Aku akan mengaku kepada TUHAN pelanggaran-pelanggaranku'” (ay. 5).

    Pesan dari Perjanjian Lama itu bergema dalam Perjanjian Baru, seperti di 1 Yohanes 1:9: “Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.” Menyembunyikan dosa bukanlah jalan hidup yang sehat. Sebaliknya, mengakuinya dengan rendah hati dan meninggalkannya adalah jalan menuju kehidupan yang benar. –Arthur Jackson

    Anda bisa memberikan dampak yang lebih berarti 

    Our Daily Bread

  • You might also like

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Foto saya
Pematangsiantar, Sumatera Utara, Indonesia
Pengamat Sosial

Harta yang Disimpan di Surga 2026-02-04

Kita tidak membawa sesuatu apa ke dalam dunia dan kita pun tidak dapat membawa apa-apa ke luar. –1 Timotius 6:7 Baca: 1 Timotius 6:6-12, 17-...

Halaman FB