• Bekerja Bersama dalam Kristus 2025-11-07

    Berfirmanlah Tuhan kepada Musa: “Perkataan anak-anak perempuan Zelafehad itu benar; memang engkau harus memberikan tanah milik pusaka kepadanya.” –Bilangan 27:6-7

    Baca: Bilangan 27:1-7

    “Di mana pun Anda berada, apa pun yang Anda alami; pakailah apa yang Anda miliki dan manfaatkan sebaik-baiknya,” kata seorang pemudi dalam sebuah wawancara televisi. Kata-katanya mendorong saya untuk mendengarkan seluruh kisah hidupnya. Saya pun mengetahui bahwa ia adalah salah seorang dari enam bersaudara perempuan yang semuanya berusaha meraih gelar keperawatan. Mereka pernah menjadi tunawisma dan hidup dalam kesulitan, tetapi mereka bekerja bersama untuk mencapai tujuan mereka. Pada saat kisah itu ditayangkan, keenam saudara perempuan itu sudah hampir menyelesaikan program keperawatan di sebuah universitas lokal.

    Bilangan 27 menceritakan kisah kakak beradik lain yang bekerja sama dan mendukung satu sama lain. Kelima putri Zelafehad mengajukan banding terhadap hukum tentang warisan. Mereka menghadap Musa untuk meminta keadilan atas kasus mereka, dengan berkata, “Ayah kami telah mati . . . karena dosanya sendiri, dan ia tidak mempunyai anak laki-laki. . . . Berilah kami tanah milik di antara saudara-saudara ayah kami” (ay. 3-4). Allah menjawab dengan pernyataan revolusioner ini: “Perkataan anak-anak perempuan Zelafehad itu benar; memang engkau harus memberikan tanah milik pusaka kepadanya” (ay. 7).

    Kelima saudara perempuan itu berkumpul untuk meminta belas kasihan Allah dengan pergi menghadap Musa. Allah pun menyediakan apa yang mereka perlukan saat mereka bersatu hati di hadapan-Nya.

    Bagi umat Tuhan, bekerja bersama tidak selalu mudah. Namun, saat kita dengan rendah hati meminta hikmat dan tuntunan Allah, kita akan mengalami pertolongan-Nya untuk dapat bersama-sama melayani dengan baik di dalam Kristus.

    Oleh: Katara Patton

    Renungkan dan Doakan

    Bagaimana Anda dapat bekerja lebih baik bersama orang-orang percaya lainnya di dalam Kristus? Bagaimana melayani bersama orang lain dapat menguatkan Anda sendiri?

    Ya Allah, tunjukkanlah kepadaku bagaimana bekerja bersama saudara-saudari seimanku, untuk mencapai tujuan yang memuliakan-Mu.

    Amin 

    Selamat menjalani hari ini dengan semangat dan Kekuatan dari Tuhan, Gbu 

    WAWASAN

    Dalam Bilangan 27:1-7, kelima putri Zelafehad bersepakat mengajukan permintaan untuk menerima warisan ayah mereka di tanah perjanjian. Mereka mengikuti protokol yang tepat dengan mendekati para pemimpin di kemah pertemuan, dan tindakan itu menunjukkan iman yang berani sekaligus kerendahan hati. Permintaan mereka sangat luar biasa, karena saat itu warisan hanya diberikan kepada laki-laki dan belum ada aturan di Israel yang memungkinkan perempuan menerima milik pusaka.

    Musa menunjukkan teladan sebagai pemimpin rohani yang bijak. Karena belum ada preseden bagi pemberian warisan kepada wanita, Musa bertanya kepada Allah. Jawaban Allah sangat jelas: “Memang engkau harus memberikan tanah milik pusaka kepada [mereka]” (ay. 7). Keberanian para wanita itu dan kerendahan hati Musa menghasilkan solusi positif yang membawa kebaikan kepada umat. Saat menghadapi tantangan yang ada, kita dapat meminta hikmat Allah untuk dapat melayani satu sama lain dengan baik dalam Kristus. –J.R. Hudberg

    Anda bisa memberikan dampak yang lebih berarti 

    Our Daily Bread

  • You might also like

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Foto saya
Pematangsiantar, Sumatera Utara, Indonesia
Pengamat Sosial

Harta yang Disimpan di Surga 2026-02-04

Kita tidak membawa sesuatu apa ke dalam dunia dan kita pun tidak dapat membawa apa-apa ke luar. –1 Timotius 6:7 Baca: 1 Timotius 6:6-12, 17-...

Halaman FB