Aku akan memulihkan kepadamu tahun-tahun yang hasilnya dimakan habis oleh belalang pindahan. –Yoel 2:25
Baca: Yoel 2:21-27
Hati saya hancur. Pikiran saya kacau. Seorang teman yang membantu menyetel laptop baru saya tanpa sengaja menghapus semua foto dan video yang telah saya pindahkan ke sana. Kenangan berharga bersama keluarga dan teman-teman selama bertahun-tahun lenyap dalam sekejap. Saya panik. Momen-momen dari liburan, perjalanan, dan acara spesial itu tak mungkin bisa saya ulang kembali. Sebelum saya tenggelam dalam emosi, teman saya berkata ia akan mencoba mengembalikannya. Syukurlah, setelah melewati beberapa jam yang meresahkan, saya sangat lega dan gembira melihat semua foto dan video itu muncul kembali.
Saya hanya cemas untuk beberapa jam, tetapi ketakutan itu nyata. Kehilangan bisa terasa sangat menakutkan sekaligus menyakitkan. Dalam Yoel 2, Nabi Yoel menyerukan pertobatan kepada bangsa Yehuda setelah terjadinya kehancuran besar akibat serangan belalang yang meluluhlantakkan ladang gandum, kebun anggur, dan pohon-pohon. Ia sudah memperingatkan semua itu akan terjadi sebagai konsekuensi atas pemberontakan mereka terhadap Allah. Namun, Allah tidak pernah meninggalkan mereka. Dia berjanji akan menolong dan memulihkan mereka jika mereka kembali mempercayai-Nya: “Aku akan memulihkan kepadamu tahun-tahun yang hasilnya dimakan habis oleh belalang pindahan” (2:25).
Allah memulihkan Yehuda ketika mereka bertobat dan kembali kepada-Nya. Allah juga rindu memulihkan Anda.
Apa pun keadaan Anda saat ini, Anda dapat berpaling kepada Allah dan percaya kepada-Nya. Ketahuilah bahwa Dia “Tuhan, . . . Allahmu dan tidak ada yang lain” (ay. 27). Dengan setia, Dia akan memulihkan apa yang terhilang dan membawa Anda ke dalam hubungan dengan-Nya.
Oleh: Nancy Gavilanes
Renungkan dan Doakan
Dalam kehilangan yang pernah Anda alami, bagaimana cara Allah menolong Anda? Langkah apa yang dapat Anda ambil untuk kembali kepada-Nya dalam situasi yang Anda hadapi saat ini?
Ya Allahku, terima kasih, karena Engkau telah memulihkanku.
Amin
Selamat menjalani hari ini dengan semangat dan Kekuatan dari Tuhan, Gbu
WAWASAN
Bagi orang percaya, mungkin dampak terbesar dari Yoel 2 terlihat ketika Petrus mengutipnya dalam khotbah di hari Pentakosta (Kisah Para Rasul 2:17-21) dan menunjukkan dengan tepat keabadian rencana Allah untuk menyelamatkan dan memulihkan ciptaan-Nya (Yoel 2:28-32). Petrus memang mengutip Yoel 2 untuk menjelaskan karya Allah pada masa itu di Yerusalem (Kisah Para Rasul 2:22-24), tetapi sebagian nubuatnya menunjuk lebih jauh ke masa depan: “Aku akan mengadakan mujizat-mujizat di atas, di langit dan tanda-tanda di bawah, di bumi . . . Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari Tuhan, hari yang besar dan mulia itu” (Kisah Para Rasul 2:19-20, lihat juga Yoel 2:30-31). Peristiwa-peristiwa sebelum Pentakosta menggenapi sebagian nubuat itu, sementara kedatangan kembali Kristus akan menggenapi sisanya! Kesetiaan Allah memberi kita keyakinan untuk hidup dalam hubungan yang dekat dengan-Nya dan menantikan masa depan yang cerah dalam hadirat-Nya. –Bill Crowder
Anda bisa memberikan dampak yang lebih berarti
Our Daily Bread

Tidak ada komentar:
Posting Komentar