Kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku . . . sampai ke ujung bumi. –Kisah Para Rasul 1:8
Baca: Kisah Para Rasul 1:6-11
Kiribati, negara kepulauan di Samudra Pasifik, adalah satu-satunya negara di dunia yang terletak di keempat belahan bumi. Tiga puluh tiga pulaunya terbentang melintasi garis khatulistiwa dan garis bujur 180°. Kiribati juga termasuk salah satu negara paling terpencil di dunia.
Kita melayani Allah yang mempedulikan tempat-tempat terpencil seperti itu. Ketika Yesus akan kembali ke surga, Dia menyiapkan murid-murid-Nya dengan berkata, “Kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi” (Kis. 1:8). “Sampai ke ujung bumi” memang adalah panggilan untuk memberitakan Injil hingga ke tempat-tempat yang paling jauh di muka bumi, tetapi itu juga mencakup lokasi terdekat mereka saat itu: Yerusalem, Yudea, dan Samaria.
Setelah menyampaikan pesan perpisahan kepada para murid, “terangkatlah [Yesus] disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka” (ay. 9). Lalu, dua malaikat berkata, “Yesus ini . . . akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga” (ay. 11).
Injil Yesus Kristus adalah kabar terpenting yang perlu didengar siapa saja. Sebagai utusan-Nya, kita didesak untuk membagikan kabar itu. Dengan pertolongan Roh Kudus, kita dapat mengusahakan agar setiap orang, dekat atau jauh, mendapat kesempatan untuk mendengarnya.
Oleh: Bill Crowder
Renungkan dan Doakan
Apa artinya menjadi saksi Yesus “sampai ke ujung bumi”? Bagaimana perintah-Nya menggerakkan Anda untuk membagikan kasih-Nya kepada orang lain?
Ya Bapa, berilah aku hati yang terbeban bagi jiwa-jiwa yang belum dan perlu mengenal-Mu.
Amin
Selamat menjalani hari ini dengan semangat dan Kekuatan dari Tuhan, Gbu
WAWASAN
Visi yang Yesus berikan kepada murid-murid-Nya di Kisah Para Rasul 1:8 menjadi nyata di sepanjang kitab tersebut. Persis di pasal berikutnya, kuasa yang Kristus janjikan diterima oleh semua murid yang berkumpul di ruang atas (2:1-12). Tepat setelah itu, Petrus berkhotbah kepada ribuan orang di Yerusalem tentang Yesus dan janji keselamatan-Nya (ay. 14-39).
Dalam pasal-pasal selanjutnya, Petrus pergi kepada orang-orang Samaria yang telah percaya karena khotbah Filipus, dan mereka pun menerima kuasa Roh Kudus (8:4-17). Akhirnya, Kornelius, seorang prajurit non-Yahudi, percaya kepada Injil bersama seluruh keluarganya. Melalui khotbah Petrus, mereka dan semua orang lain yang mendengar dan percaya kepada Kristus—baik Yahudi maupun non-Yahudi—menerima Roh Kudus (ps. 10).
Ketika kita menerima panggilan-Nya dan mengikuti rencana-Nya, kita pun dapat membawa pesan Injil ke mana pun kita pergi, dengan kuasa Roh Kudus. –Jed Ostoich
Anda bisa memberikan dampak yang lebih berarti
Our Daily Bread

Tidak ada komentar:
Posting Komentar