• Pemberian yang Murah Hati 2026-06-01

    Gunakan seluruh persepuluhanmu untuk . . . orang-orang asing, janda-janda, dan anak-anak yatim piatu . . . supaya mereka bisa makan dan dipuaskan. –Ulangan 14:28-29 (FAYH)

    Baca: Ulangan 14:23-29

    Ketika Oswald dan Biddy Chambers mengelola Sekolah Alkitab di London sepanjang tahun 1911-1915, mereka selalu menerapkan prinsip untuk tidak menolak orang yang berkekurangan. Warga kota tercengang melihat kebiasaan mereka, dan membayangkan bahwa sekolah tersebut akan dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Tanpa bermaksud mengajak orang lain untuk mengikuti tindakannya, Oswald memberi tanggapan, “Tanggung jawabku adalah memberi. Siapa yang meminta adalah urusan Allah.”

    Pasangan tersebut mengikuti teladan dari Allah, Pencipta kita yang murah hati. Melalui petunjuk-Nya kepada Musa, Allah menetapkan bagaimana umat-Nya harus hidup dan melayani sesama dalam kasih, termasuk dengan berbagi makanan dan harta benda mereka. Musa memerintahkan bangsa Israel agar di akhir setiap tiga tahun “menggunakan seluruh persepuluhan” supaya orang Lewi, “orang-orang asing, janda-janda, dan anak-anak yatim piatu . . . bisa makan dan dipuaskan” (Ul. 14:28-29 FAYH). Melalui kemurahan hati umat-Nya, Allah memelihara orang-orang yang berkekurangan.

    Iman pasangan Chambers kepada Allah begitu kuat sehingga mereka rela memberi dengan tanpa ragu. Mereka telah belajar untuk “selalu takut akan Tuhan” (ay. 23) dan berharap untuk menerima berkat-Nya “di dalam segala usaha yang dikerjakan tangan [mereka]” (ay. 29).

    Kiranya hati kita juga tergugah untuk rela memberi, sambil bersandar kepada Allah untuk hikmat dan pengertian yang kita butuhkan. Kita tahu bahwa Allah akan menuntun dan membimbing kita dengan murah hati, dan memakai kita untuk menolong orang asing, anak yatim piatu, dan para janda.

    Oleh: Amy Boucher Pye

    Renungkan dan Doakan

    Bagaimana pandangan dan kebiasaan Anda tentang memberi? Bagaimana selama ini Allah telah memenuhi kebutuhan fisik, emosional, dan spiritual Anda?

    Allah yang Maha Pemurah, aku mengandalkan-Mu untuk segala sesuatu yang kuperlukan. Engkaulah sumber segala yang baik. Terimalah penyembahanku.

    Amin 

    Selamat menjalani hari ini dengan semangat dan Kekuatan dari Tuhan, Gbu 

    WAWASAN

    Dari Alkitab kita belajar bahwa Allah begitu bermurah hati kepada kita, dan Dia memanggil kita untuk bermurah hati juga kepada orang lain (Ulangan 14:29). Kemurahan hati yang terbesar ditunjukkan Allah dengan memberikan Anak-Nya. Dalam Filipi 2, Paulus berkata bahwa Yesus “mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia” (ay. 7). Lalu, “dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib” (ay. 8).

    Segala sesuatu yang kita miliki berasal dari Allah, Pencipta kita yang Maha Pemurah. Sebagai tanggapan kita, kita juga mau bermurah hati kepada orang lain dengan pertolongan-Nya. –Bill Crowder

    Anda bisa memberikan dampak yang lebih berarti 

    Our Daily Bread

  • You might also like

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Foto saya
Pematangsiantar, Sumatera Utara, Indonesia
Pengamat Sosial

Bagian Kita, Bagian Allah 2026-06-02

Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya. –Filipi 2:13 Baca: Filipi 2:12-13; 3:12-16 Di Si...

Halaman FB