• Datang kepada Allah dalam Doa 2026-06-05

    Berdoalah Yunus kepada Tuhan, Allahnya, dari dalam perut ikan itu. –Yunus 2:1

    Baca: Yunus 2:1-10

    Suatu hari, Adrián Simancas sedang bermain perahu kayak bersama ayahnya di Selat Magellan, Chili. Tiba-tiba saja, pria berusia 24 tahun itu dilahap oleh seekor paus bungkuk. “Aku pikir aku sudah mati,” kata Adrián kepada media. Setelah beberapa detik, paus itu memuntahkannya kembali ke perairan yang sangat dingin. Rompi pelampung yang dikenakan Adrián membuatnya mengapung di permukaan air, dan sang ayah segera membawanya ke tempat yang aman.

    Nabi Yunus di Perjanjian Lama juga pernah bertemu dengan seekor hewan laut yang besar. Yunus menolak taat kepada perintah Allah untuk mengabarkan pesan pertobatan kepada musuh Israel, bangsa Niniwe. Ia memilih menaiki kapal yang pergi menuju arah yang berlawanan dengan Niniwe. Saat kapal itu terjebak dalam badai, Yunus meyakinkan para awak kapal untuk mencampakkannya ke dalam laut (Yun. 1:11-12,15). “Maka atas penentuan Tuhan datanglah seekor ikan besar yang menelan Yunus; dan Yunus tinggal di dalam perut ikan itu tiga hari tiga malam lamanya” (ay. 17). Tadinya Yunus melarikan diri dari Allah, tetapi sekarang ia berseru kepada-Nya: “Berdoalah Yunus kepada Tuhan, Allahnya, dari dalam perut ikan itu” (2:1).

    Allah mendengarkan Yunus dan menyelamatkannya (ay. 10). Yunus lalu berkhotbah kepada bangsa Niniwe, dan mereka pun bertobat (3:8-10).

    Jika Allah dapat mendengarkan seruan Yunus dari dalam perut ikan besar, tentu Dia dapat mendengar dan menyelamatkan kita di mana pun kita berada. Alih-alih berlari menjauh dari Allah, mari datang kepada-Nya dalam doa, dengan keyakinan bahwa Dia akan menjawab kita ketika kita berseru kepada-Nya.

    Oleh: Nancy Gavilanes

    Renungkan dan Doakan

    Mengapa adakalanya Anda lari menjauh dari Allah? Bagaimana Anda dapat datang kepada-Nya hari ini?

    Ya Allah, terima kasih atas pertolongan yang kuterima dari-Mu saja.

    Amin 

    Selamat menjalani hari ini dengan semangat dan Kekuatan dari Tuhan, Gbu 

    WAWASAN

    Alkitab mencatat bagaimana orang-orang berseru kepada Allah dari tempat yang berbeda-beda. Simson berdoa saat dirantai dalam kuil berhala (Hakim-Hakim 16:28), Yesus berdoa dari atas kayu salib (Lukas 23:46), dan Paulus sering berdoa dari dalam penjara (Filipi 1). Salah satu tempat yang paling tidak biasa untuk berdoa adalah di dalam perut “ikan besar” (Yunus 1:17; 2:1-9). Kisah Yunus mungkin akan berbeda jika ia berdoa di rumah, bukan setelah Allah mengejarnya hingga ke dasar laut.

    Ketika Yunus berseru kepada Allah dalam doa, Allah menyelamatkannya dan memberinya kesempatan kedua untuk menunaikan panggilannya (3:1-2). Menjauh dari Allah hanya akan memperburuk keadaan kita. Namun, ketika kita hidup dalam ketaatan dan berseru kepada-Nya dalam doa, Dia akan mendengar dan bertindak menurut apa yang terbaik dalam rencana-Nya. –Bill Crowder

    Anda bisa memberikan dampak yang lebih berarti 

    Our Daily Bread

  • You might also like

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Foto saya
Pematangsiantar, Sumatera Utara, Indonesia
Pengamat Sosial

Datang kepada Allah dalam Doa 2026-06-05

Berdoalah Yunus kepada Tuhan, Allahnya, dari dalam perut ikan itu. –Yunus 2:1 Baca: Yunus 2:1-10 Suatu hari, Adrián Simancas sedang bermain ...

Halaman FB