• Perbuatan-Perbuatan yang Saleh 2026-09-25

     


    Selebihnya dari riwayat Yosia dan perbuatan-perbuatannya yang saleh . . . tertulis dalam kitab raja-raja Israel dan Yehuda. –2 Tawarikh 35:26-27

    Baca: 2 Tawarikh 35:20-27

    Seperti semua kematian di usia muda, kepergian Joe mengejutkan orang-orang yang mengenalnya. Sebelum meninggal, ia sempat mengambil langkah dan keputusan yang keliru. Kini sosok suami, ayah, pelatih, dan pembina kaum muda itu tidak lagi hadir bagi mereka yang mengandalkannya.

    Memang mudah untuk berfokus pada pilihan-pilihan keliru yang dibuat Joe di akhir hidupnya. Namun, saat putri Joe berbicara di pemakamannya, dengan sangat baik ia menyoroti bagaimana ayahnya, yang sarat dengan kekurangan seperti orang pada umumnya, telah melayani Yesus di sepanjang hidupnya.

    Kita melihat hal serupa dalam kisah Raja Yosia dari Yehuda. Ketika Raja Nekho dari Mesir melancarkan serangan militer terhadap Babel, dengan bodoh “Yosia keluar menghadapinya” (2 Taw. 35:20). Padahal, Nekho tidak bermaksud menyerang Yehuda (ay. 21), dan tindakan Yosia itu mengabaikan “pesan Allah” (ay. 22). Keputusan Yosia itu akhirnya merenggut nyawanya (ay. 23-24).

    Walaupun hidup sang raja berakhir dengan perbuatan yang tidak bijaksana, Nabi Yeremia “membuat suatu syair ratapan mengenai Yosia” (ay. 25). Kisah itu ditutup dengan pernyataan, “Selebihnya dari riwayat Yosia dan perbuatan-perbuatannya yang saleh . . . tertulis dalam kitab raja-raja Israel dan Yehuda” (ay. 26-27). Perbuatan-perbuatan yang saleh. Suatu pernyataan yang tepat bagi seseorang yang mati terlalu cepat.

    Mari renungkan kata-kata Rasul Paulus: “Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus” (Rm. 8:1). Sembari merenungkan bagaimana Bapa Surgawi sekarang memandang kita di dalam Kristus, marilah kita juga mengenang rupa-rupa perbuatan saleh yang pernah dilakukan oleh anak-anak Allah yang telah mendahului kita.

    Oleh: Tim Gustafson

    Renungkan dan Doakan

    Siapakah orang terdekat Anda yang telah tiada? Apa saja perbuatan saleh mereka yang dapat Anda kenang?

    Bapa Surgawi, terima kasih, karena Engkau memandang kami, anak-anak-Mu, di dalam Kristus.

    WAWASAN

    Selain menulis Kitab Yeremia—kitab terpanjang dalam Alkitab—Nabi Yeremia juga menulis Kitab Ratapan, yang berisi ungkapan kedukaannya atas jatuhnya Yerusalem ke tangan Nebukadnezar dari Babel. Dalam 2 Tawarikh 35:20-27, kita membaca bahwa Yeremia juga seorang penulis syair, dan syair- syair yang ia tulis merupakan penghormatan bagi Yosia, raja Yehuda (ay. 25). 

    Namun, kita tidak perlu menjadi penulis lagu untuk menghormati kenangan orang-orang yang telah mendahului kita. Kita dapat menguatkan orang lain dengan berbagi kenangan tentang mereka, dan kita sendiri terhibur dengan merenungkan pengabdian mereka kepada Tuhan Yesus. –Bill Crowder

  • You might also like

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Foto saya
Pematangsiantar, Sumatera Utara, Indonesia
Pengamat Sosial

Perbuatan-Perbuatan yang Saleh 2026-09-25

  Selebihnya dari riwayat Yosia dan perbuatan-perbuatannya yang saleh . . . tertulis dalam kitab raja-raja Israel dan Yehuda. –2 Tawarikh 35...

Halaman FB