Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan! –Roma 12:21
Baca: Roma 12:14-21
Dokter Dolittle, dokter fiksi yang dapat berbicara dengan hewan, telah menghibur para penggemarnya lewat beragam buku, film, dan drama. Namun, tidak banyak yang tahu bahwa Hugh Lofting pertama kali menulis kisah-kisah tentang Dolittle untuk anak-anaknya ketika ia berada di tengah kancah Perang Dunia I. Di kemudian hari, ia mengatakan bahwa karena ia tidak ingin bercerita tentang perang yang mengerikan itu dalam surat-suratnya, maka ia memilih untuk menulis dan menggambar cerita fiksi tersebut. Kisah-kisah yang ganjil tetapi menyenangkan itu menjadi cara Lofting untuk melawan kengerian perang.
Sungguh inspiratif melihat seseorang bertindak melawan kekuatan besar yang berbahaya dan yang tampaknya terlalu kuat untuk dihalangi. Kita mengagumi keberanian yang tangguh dari orang-orang seperti itu, karena kita khawatir bahwa ketidakadilan, kekerasan, dan keserakahan akan menang. Terkadang kita takut bahwa seluruh dunia akan “kalah terhadap kejahatan” (Rm. 12:21). Ketakutan itu memang beralasan jika kita hanya melawan dengan kekuatan kita sendiri. Namun, Allah tidak membiarkan kita berjuang sendiri. Dia menganugerahkan kita kekuatan ilahi-Nya, menyiapkan kita untuk bertindak, dan memanggil kita untuk “[mengalahkan] kejahatan dengan kebaikan” (ay. 21).
Masing-masing dari kita mengalahkan kejahatan dengan kebaikan sesuai dengan apa yang Allah taruh dalam hati kita. Sebagian dari kita menulis kisah-kisah yang indah. Ada yang menunjukkan kepedulian kepada kaum miskin. Ada pula yang membuka pintu rumah mereka untuk menunjukkan keramahtamahan. Yang lain membagikan kisah Allah melalui lagu, puisi, atau percakapan. Dengan banyak cara, kita membawa kebaikan dan kedamaian-Nya ke tengah dunia (ay. 18), dengan mengalahkan kejahatan di mana pun kita berada.
Oleh: Winn Collier
Renungkan dan Doakan
Di mana Anda melihat kejahatan mengintai? Bagaimana Anda dapat terlibat dalam upaya mengalahkan kejahatan dengan kebaikan?
Ya Allah, tolonglah aku untuk terlibat dalam upaya mengalahkan kejahatan dengan kebaikan.
Amin, selamat menjalani hari ini dengan semangat dan Kekuatan dari Tuhan, Gbu
WAWASAN
Roma 12 adalah sebuah tulisan agung dari Rasul Paulus yang berbicara tentang bagaimana kita menjalani panggilan Yesus untuk menjadi terang dan garam di dunia yang gelap ini (lihat Matius 5:13-14). Melalui kehidupan orang percaya, dunia memiliki kesempatan untuk melihat kebaikan dan damai sejahtera dari Allah. Mengapa? Karena kontras yang nyata muncul antara kebaikan dan damai sejahtera dengan kejahatan dan konflik yang ada di sekitar kita.
Menghidupi iman bukanlah pilihan, melainkan konsekuensi alami dari panggilan menjadi saksi kuasa Injil yang mengubahkan hidup. Apa yang kita yakini sudah sepatutnya membentuk cara hidup kita, dan ketika kita menghidupi iman dengan kuasa Roh Kudus, kita memperlihatkan hati Allah kepada dunia. –Bill Crowder
Anda bisa memberikan dampak yang lebih berarti
Our Daily Bread

Tidak ada komentar:
Posting Komentar