• Memuridkan bagi Kristus 2025-09-15

    Pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku. –Matius 28:19

    Baca: Matius 28:16-20

    Di awal musim pertandingan, pelatih tim basket dari sekolah menengah di lingkungan kami berusaha sangat keras untuk meyakinkan para pemainnya agar berani menembak bola. “Tembak saja!” teriaknya dari pinggir lapangan. Selama ini, para pemain asuhannya lebih senang mengoper dan menggiring bola. Setelah separuh musim berlalu, barulah sejumlah besar dari mereka lebih percaya diri untuk menembak bola dan mencetak skor. Keberanian mencoba itu ternyata membawa dampak yang besar. Dengan mematuhi instruksi sang pelatih, membuang keraguan, dan berani berusaha—walau sering meleset—mereka belajar untuk menang.

    Yesus mengajar kita untuk membuang keraguan dan menaati panggilan-Nya untuk memuridkan orang lain. Dia menjelaskan, “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di surga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu” (Mat. 28:18-20).

    Secara nyata, kita dapat menaati Kristus dengan melangkah keluar dari zona nyaman kita demi membagikan kesaksian tentang apa yang sudah Allah lakukan bagi kita. Selain itu, ketaatan kita juga dapat berupa uluran tangan kepada orang-orang yang menderita di sekitar kita, dengan menunjukkan kasih Yesus kepada mereka. Hal-hal tersebut dapat dilakukan, tetapi hanya akan terjadi apabila kita berani mencoba dan melangkah.

    Di atas segalanya, kita melangkah dalam kuasa Yesus untuk melakukan hal yang tampaknya sulit, yaitu menjadikan orang lain murid-Nya. Namun, kita tidak perlu takut, karena Yesus sudah berjanji: “Ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman” (ay. 20).

    Oleh: Patricia Raybon

    Renungkan dan Doakan

    Ketakutan dan keraguan apa yang Anda miliki tentang memuridkan orang lain? Apa alasannya? Bagaimana Anda dapat menaati panggilan Kristus?

    Bapa terkasih, aku perlu bertindak untuk memuridkan orang lain. Tolonglah aku agar membuang keraguan dan berani melangkah.

    Amin, selamat menjalani hari ini dengan semangat dan Kekuatan dari Tuhan, Gbu 

    WAWASAN

    Kitab-kitab Injil menggambarkan Yesus sebagai Pribadi yang “mengajar . . . sebagai orang yang berkuasa” (Matius 7:29) dan “berkuasa mengampuni dosa” (9:6). Allah telah “memberikan kepada-Nya kuasa atas segala yang hidup, demikian pula Ia akan memberikan hidup yang kekal kepada semua yang telah [Allah] berikan kepada-Nya” (Yohanes 17:2).

    Ketika Kristus mengutus kedua belas murid-Nya untuk memberitakan Injil, Dia memberikan kepada mereka kuasa-Nya untuk melaksanakan tugas itu (Matius 10:1). Sebelum kembali kepada Bapa setelah kematian dan kebangkitan-Nya, Yesus mempercayakan kepada kita tugas untuk menyampaikan kabar baik kepada dunia. Dia memerintahkan kita untuk memberitakan apa yang telah Dia lakukan bagi kita dan untuk mengajar orang lain (Matius 28:19-20). Kita tidak perlu khawatir, karena kita tidak berjuang sendirian. Kristus berjanji, “Ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman” (ay. 20). –K.T. Sim

    Anda bisa memberikan dampak yang lebih berarti 

    Our Daily Bread

  • You might also like

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Foto saya
Pematangsiantar, Sumatera Utara, Indonesia
Pengamat Sosial

Harta yang Disimpan di Surga 2026-02-04

Kita tidak membawa sesuatu apa ke dalam dunia dan kita pun tidak dapat membawa apa-apa ke luar. –1 Timotius 6:7 Baca: 1 Timotius 6:6-12, 17-...

Halaman FB