Kita semua sudah dibaptis oleh Roh yang sama itu, supaya kita dijadikan satu pada tubuh Kristus. –1 Korintus 12:13 (BIMK)
Baca: 1 Korintus 12:12-20
Ketika teman saya, Maritza, mendapat pekerjaan yang mengharuskannya bepergian sendiri ke berbagai kota, ia sering merasa kesepian. Namun, suatu malam setelah makan, ia berkata kepada saya, “Jen, saya pernah berdoa dan meminta Allah untuk mengutus umat-Nya kepadaku.” Tak lama setelah itu, ia mulai bertemu secara rutin dengan saudara-saudari seiman. Bahkan, dalam satu hari, ia pernah bertemu dengan tiga orang sekaligus!
Ketika kita bertemu dengan orang percaya lainnya, terjalinlah sebuah hubungan rohani yang mendalam. Dalam cara yang sulit dijelaskan dengan kata-kata, perjumpaan tersebut menyalakan percikan dalam hati kita. Kita memiliki kesamaan dalam hal yang paling penting karena kita beriman kepada Kristus, seperti yang dinyatakan dalam Alkitab, dan percaya bahwa melalui Dia, kita dapat memiliki hubungan dengan Allah (Rm. 10:9).
Yang lebih penting lagi, Roh Allah hadir dalam kehidupan setiap orang percaya. Kehadiran-Nya itu menyatukan kita dengan begitu erat, hingga Alkitab menyamakan kita seperti anggota-anggota tubuh yang saling terhubung dan bekerja bersama. 1 Korintus 12:13 menegaskan, “Kita semua sudah dibaptis oleh Roh yang sama itu, supaya kita dijadikan satu pada tubuh Kristus” (BIMK).
Allah sering kali bekerja dalam hidup kita melalui orang-orang yang mengasihi-Nya, baik mereka yang dekat, yang jauh, maupun kenalan baru. Di saat kita merasa sangat kesepian, kita dapat memohon kepada-Nya untuk mengutus umat-Nya kepada kita, sembari kita juga memberi diri untuk dipakai-Nya demi menguatkan orang lain.
Oleh: Jennifer Benson Schuldt
Renungkan dan Doakan
Ke mana Anda berpaling, ketika kesepian melanda? Bagaimana Anda melihat cara Allah bekerja melalui kehadiran saudara-saudari seiman dalam hidup Anda?
Bapa di surga, terima kasih, karena Engkau telah mengundangku masuk ke dalam keluarga-Mu. Pakailah hidupku untuk menguatkan saudara-saudariku dalam Kristus hari ini.
Amin
Selamat menjalani hari ini dengan semangat dan Kekuatan dari Tuhan, Gbu
WAWASAN
Metafora tentang orang percaya sebagai satu tubuh banyak ditemukan dalam Alkitab. Paulus menggunakan gambaran ini dalam Roma 12:4-5, dan juga menyebut gereja sebagai “bangunan” Allah dalam 1 Korintus 3:9 dan Efesus 2:19-21. Metafora-metafora ini merujuk pada kesatuan yang penting di antara anggota gereja secara luas. Kita mungkin tergoda untuk menyepelekan sejumlah peranan gereja, tetapi meninggikan peranan lain yang lebih terlihat.
Sang rasul memperingatkan agar kita tidak jatuh dalam kesalahan ini. Ia menegaskan bahwa setiap karunia memiliki peranan penting: “Andaikata tubuh seluruhnya adalah mata, di manakah pendengaran?” (1 Korintus 12:17). Sebelumnya, ia menyatakan bahwa karunia-karunia dari Allah itu diberikan “kepada tiap-tiap orang . . . untuk kepentingan bersama” (ay. 7).
Sebagaimana kita menerima karunia kita demi membangun orang lain dalam tubuh Kristus, ketika kita merasa sendirian, Allah dapat memakai orang lain untuk menguatkan kita. –Tim Gustafson
Anda bisa memberikan dampak yang lebih berarti
Our Daily Bread

Tidak ada komentar:
Posting Komentar