Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis. –Efesus 6:11
Baca: Efesus 6:10-20
Baru-baru ini, ibu saya menceritakan dengan penuh semangat suatu konfrontasi mengejutkan yang ia saksikan melalui siaran langsung kamera web di sebuah sumber air di Afrika. Seekor Gemsbok—antelop berukuran besar dengan tanduk panjang hingga lebih dari 60 cm—terlihat seperti makhluk yang tangguh dan tidak mudah takut. Namun, sifat asli Gemsbok baru terlihat saat berhadapan dengan sekelompok burung unta yang berani dan liar.
Kepala dari kelompok itu adalah seekor burung unta yang lebih tinggi daripada lawan-lawannya. Burung itu mengepakkan sayap-sayapnya yang lebar, mengeluarkan suara keras, dan mengentakkan kaki ke arah tiga ekor Gemsbok. Hasilnya? Gemsbok itu akhirnya kabur.
“Sepertinya mereka lupa betapa kuatnya tanduk mereka,” kata saya kepada ibu saya.
Sebagai orang percaya, kita bisa saja lupa pada kuasa yang telah diberikan kepada kita untuk menghadapi serangan Iblis, musuh rohani kita. Padahal, Roh Kudus tinggal dalam diri kita (Rm. 8:11), dan kita telah diperlengkapi dengan seluruh perlengkapan senjata Allah: “Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis” (Ef. 6:11).
Iblis berusaha menggoyahkan keyakinan kita pada firman Tuhan, mempertanyakan identitas kita di dalam Kristus, dan menggoda kita untuk jatuh dalam dosa. Akan tetapi, kita dapat berdiri teguh karena telah dipersenjatai oleh Allah dengan ikat pinggang kebenaran, baju zirah keadilan, perisai iman, ketopong keselamatan, dan pedang Roh, yaitu firman Allah (ay. 14-17).
Saat musuh menyerang dengan rasa takut, tuduhan, atau keputusasaan, ingatlah bahwa kita adalah anak-anak Allah yang telah diperlengkapi untuk berdiri teguh dalam iman.
Oleh: Nancy Gavilanes
Renungkan dan Doakan
Mengapa adakalanya kita lupa atau lalai untuk menggunakan seluruh perlengkapan senjata Allah? Bagaimana Anda dapat tetap berdiri teguh menghadapi peperangan rohani?
Ya Allah, terima kasih, karena Engkau telah memberiku perlindungan ilahi.
Amin
Selamat menjalani hari ini dengan semangat dan Kekuatan dari Tuhan, Gbu
WAWASAN
Ketika berbicara kepada jemaat berlatar belakang non-Yahudi (Efesus 2:11-12), Paulus menggunakan metafora tentang baju zirah pasukan Romawi, gambaran yang tentu sangat dikenali oleh pendengarnya. Meski menggunakan gambaran berbau militer untuk melukiskan peperangan melawan “penghulu-penghulu dunia yang gelap ini” (6:12), sang rasul juga menekankan bahwa peperangan ini bukanlah melawan manusia, ”darah dan daging,” melainkan melawan “roh-roh jahat di udara” (ay. 12).
Inilah konflik yang dialami orang-orang percaya saat mengikuti Yesus, Juruselamat kita yang menderita dan mati karena kasih-Nya demi menyatakan “Injil damai sejahtera” (ay. 15). Yesus telah memperlengkapi kita dengan perlengkapan senjata Allah (ay. 10-17) supaya kita dapat berdiri teguh dalam peperangan rohani. –Monica La Rose
Anda bisa memberikan dampak yang lebih berarti
Our Daily Bread

Tidak ada komentar:
Posting Komentar