Di tengah-tengah kamu berdiri Dia yang tidak kamu kenal . . . Membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak. Yohanes 1:26-27
Baca: Yohanes 1:19-28
Teman saya, Butch Briggs, telah bekerja sebagai pelatih renang di sebuah sekolah menengah di kotanya selama 51 tahun. Suatu hari saya bertanya, “Berapa banyak piala kejuaraan negara bagian yang telah kamu raih dalam lima dekade?” Dengan rendah hati, ia berujar, “Tidak satu pun—karena saya tidak ikut berlomba.” Saya lalu mengubah pertanyaannya, “Kalau murid-muridmu, berapa kali mereka juara?” Butch tersenyum sambil berkata, “Tiga puluh sembilan kali.” Jawaban Butch memberi saya pelajaran berharga. Sebagai pelatih, perannya memang penting, tetapi ia tidak ingin mengklaim kemenangan timnya sebagai jasanya sendiri.
Kerendahan hati Butch mengingatkan saya pada Yohanes Pembaptis. Yohanes memiliki tugas penting untuk mengarahkan orang kepada Yesus, Sang Mesias dan Juruselamat yang telah dijanjikan Allah. Namun, ketika perhatian banyak orang mulai tertuju padanya, para pemuka agama mencari tahu siapa Yohanes sebenarnya. Kitab Suci mencatat bahwa Yohanes “mengaku dan tidak berdusta, katanya: ‘Aku bukan Mesias.’” (Yoh. 1:20). Bahkan ketika terus didesak, ia menegaskan bahwa tugasnya hanyalah mempersiapkan jalan bagi Yesus (ay. 21-23). Yesuslah yang sesungguhnya mereka nantikan (ay. 27).
Salah satu wujud kerendahan hati adalah kesediaan untuk tidak mengklaim diri sebagai yang paling berjasa atau lebih dari kontribusi yang kita berikan. Sikap itu akan menolong kita melihat segala pencapaian kita dengan sudut pandang yang benar dan menghargai andil orang lain dalam tugas atau tanggung jawab mereka masing-masing.
Oleh: Lisa M. Samra
Renungkan dan Doakan
Dalam aspek apa Anda merasa sulit untuk bersikap rendah hati? Bagaimana Anda dapat memberi kesempatan bagi Roh Kudus untuk menolong Anda memiliki kerendahan hati?
Tuhan Yesus, anugerahkanlah kasih-Mu agar aku dapat bersikap rendah hati, seperti sikap yang Engkau sendiri teladankan lewat kehidupan dan kematian-Mu.
Amin
Selamat menjalani hari ini dengan semangat dan Kekuatan dari Tuhan, Gbu....
Anda bisa memberikan dampak yang lebih berarti
Our Daily Bread

Tidak ada komentar:
Posting Komentar