Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani . . . karena kamu semua adalah satu di dalam Kristus Yesus. –Galatia 3:28
Baca: Galatia 3:23-29
Mimpi saya untuk menyaksikan kompetisi olahraga dan bertemu dengan para atlet menjadi nyata ketika saya menghadiri Olimpiade Musim Panas dan Musim Dingin sebagai jurnalis. Saya terpesona mendengar orang dari seluruh dunia berbicara dalam bahasa mereka masing-masing dan melihat berbagai bangsa bergembira bersama.
Sejak remaja saya sudah tertarik dengan Olimpiade, bahkan sampai menjadi obsesi yang besar. Setelah percaya kepada Allah semasa berlangsungnya salam satu Olimpiade, saya merasa Dia meminta saya meninggalkan olahraga yang telah menjadi berhala dalam hati saya. Meski demikian, saya masih senang melihat keberagaman bangsa-bangsa yang ada di dunia. Saya tetap menyaksikan Olimpiade dengan antusias, tetapi hati saya sungguh-sungguh tergugah manakala orang-orang dari berbagai latar belakang dan negara bersekutu untuk beribadah atau berdoa dengan menyembah Tuhan Yesus, Raja segala raja. Betapa indahnya dapat mencicipi keagungan surgawi itu di sini (Why. 7:9)!
Ketika menyadari siapa diri kita di dalam Kristus, kita tahu bahwa kita adalah bagian dari satu keluarga Allah yang terdiri dari berbagai bangsa. Kepada jemaat di Galatia, Rasul Paulus menegaskan, “Kamu semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Yesus Kristus” (Gal. 3:26). “Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada laki-laki atau perempuan, karena kamu semua adalah satu di dalam Kristus Yesus” (ay. 28).
Tidak peduli asal atau tempat tinggal kita, biarlah kita bersukacita karena sebagai orang percaya, kita semua satu di dalam Kristus bersama saudara-saudari seiman di seluruh dunia.
Oleh: Nancy Gavilanes
Renungkan dan Doakan
Bagaimana Anda dapat menunjukkan kasih kepada orang-orang dari latar belakang yang berbeda-beda? Bagaimana cara Anda berdoa bagi bangsa-bangsa?
Bapa di surga, terima kasih, karena Engkau telah menyatukanku dengan saudara-saudari seiman yang lain di dalam Kristus.
Amin
Selamat menjalani hari ini dengan semangat dan Kekuatan dari Tuhan, Gbu
WAWASAN
Di Galatia 3:28, Paulus tidak sedang meniadakan perbedaan etnis, tingkat ekonomi, atau gender di dalam gereja. Sebaliknya, dalam konteks keselamatan, ia menegaskan bahwa Allah memperlakukan semua orang sama— Yahudi maupun non-Yahudi, laki-laki maupun perempuan, budak maupun orang merdeka. Semua orang telah berdosa (Roma 3:23) dan membutuhkan Juruselamat (Kisah Para Rasul 3:19; 17:30). Baik Yahudi maupun non-Yahudi harus percaya kepada Yesus (Roma 3:22-24; 10:9-12) karena keselamatan hanya diperoleh dengan cara yang sama: oleh kasih karunia melalui iman (Efesus 2:8-9).
Allah memberikan status terhormat bagi semua yang percaya kepada Kristus, “Sebab [kita] semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Yesus Kristus” (Galatia 3:26). Baik lelaki maupun perempuan, kaya maupun miskin, Yahudi maupun non-Yahudi, kita adalah bagian dari “suatu kumpulan besar . . . dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa” (Wahyu 7:9) yang akan berdiri di hadapan takhta Allah di surga, sambil berseru menyembah, “Keselamatan bagi Allah kami yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba!” (ay. 10). –K.T. Sim
Anda bisa memberikan dampak yang lebih berarti
Our Daily Bread

Tidak ada komentar:
Posting Komentar