• Jalan Kudus 2026-06-16

    Di situ akan ada jalan raya, yang akan disebutkan Jalan Kudus. –Yesaya 35:8

    Baca: Yesaya 35:8-10

    Setelah Jennifer didiagnosis menderita demensia tahap awal, ia mulai kesulitan membaca Alkitab, sehingga ia memilih untuk mendengarkan versi audionya. Bagian-bagian Kitab Suci kini terasa lebih bermakna baginya. Dalam kesehariannya, ia mudah sekali tersesat, sering kali gagal mengenali orang di sekitarnya, dan berhalusinasi tentang penampakan hewan liar. Ketika ia merasa bingung dan diliputi ketakutan, ia menemukan penghiburan dari Allah saat mendengar Nabi Yesaya berbicara tentang “Jalan Kudus” yang ditentukan bagi orang percaya (Yes. 35:8). Di jalan itu, tidak ada orang fasik, tidak pula “binatang buas”; sebaliknya, hanya “orang-orang yang diselamatkan” Allah yang “akan berjalan di situ” (ay. 9).

    Nabi Yesaya menyampaikan janji-janji Allah kepada umat-Nya yang hidup dalam pembuangan. Mereka pasti merasa kehilangan dan putus asa karena jauh dari Bait Allah, tempat mereka seharusnya mengalami kehadiran Allah. Karena itu, janji tentang adanya Jalan Kudus, jalan kepada Allah, memberi mereka pengharapan dan kekuatan. Bayangan bahwa mereka akan “masuk ke Sion dengan bersorak-sorai” tanpa rasa takut atau sedih, tentu membuat mereka bersukacita (ay. 10).

    Seperti Jennifer meyakini kepastian janji Allah dari berabad-abad lalu, demikian juga kita yang percaya kepada Tuhan Yesus dapat meyakini bahwa dalam perjalanan bersama-Nya, kita akan mengalami kegirangan dan sukacita (ay. 10). Apa pun pencobaan yang kita hadapi dalam hidup ini, seberat atau sebesar apa pun dampaknya, kita tahu bahwa jalan Allah akan membawa kita pulang kepada-Nya.

    Oleh: Amy Boucher Pye

    Renungkan dan Doakan

    Apa arti janji-janji Allah bagi Anda? Saat mengalami pencobaan yang berjalan di luar kendali Anda, bagaimana Anda dapat berpaling kepada-Nya?

    Allah Juruselamat kami, ajarlah aku menyerahkan segala ketakutanku kepada-Mu, saat aku berjalan di Jalan Kudus. Aku rindu selalu bersama-Mu.

    Amin 

    Selamat menjalani hari ini dengan semangat dan Kekuatan dari Tuhan, Gbu 

    WAWASAN

    Nabi Yesaya menubuatkan bahwa bangsa Israel akan didisiplinkan Allah dan dibuang ke Babel karena ketidaksetiaan mereka (Yesaya 39:6-7; baca juga Yeremia 25:11). Ia juga menubuatkan bahwa setelah masa hukuman 70 tahun berlalu, Allah akan membawa mereka kembali ke tanah perjanjian, memullihkan mereka, dan memberkati negeri mereka (29:10-11). Yesaya menggambarkan perjalanan kembali bangsa itu kepada Allah melalui “Jalan Kudus,” suatu “jalan raya” yang tidak akan dilintasi oleh “orang yang tidak tahir . . . dan orang-orang pandir” (Yesaya 35:8).

    Dalam perjalanan iman kita, Allah menghendaki kita untuk datang kepada-Nya, bahkan di tengah ketakutan dan pergumulan yang kita hadapi. Yesaya berkata, “Mari, kita naik ke gunung TUHAN, . . . supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya, dan supaya kita berjalan menempuhnya” (2:3). Jalan pertobatan, penebusan, kepercayaan, dan ketaatan ini adalah jalan yang Tuhan ingin kita lintasi, “Inilah jalan, berjalanlah mengikutinya” (30:21). –K.T. Sim

    Anda bisa memberikan dampak yang lebih berarti 

    Our Daily Bread

  • You might also like

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Foto saya
Pematangsiantar, Sumatera Utara, Indonesia
Pengamat Sosial

Jalan Kudus 2026-06-16

Di situ akan ada jalan raya, yang akan disebutkan Jalan Kudus. –Yesaya 35:8 Baca: Yesaya 35:8-10 Setelah Jennifer didiagnosis menderita deme...

Halaman FB