• Berdoa dengan Janji Allah 2026-03-28

    Ingatlah firman yang Kaukatakan kepada hamba-Mu, oleh karena Engkau telah membuat aku berharap. –Mazmur 119:49

    Baca: Mazmur 119:49-56

    “Tidak, kamu tidak boleh pergi ke danau,” kata saya kepada putri saya sembari menunduk di bawah wastafel untuk memperbaiki pipa bocor. “Tapi Papa berjanji kalau aku sudah menyelesaikan tugasku, aku boleh pergi,” katanya mengingatkan. Saya memang lupa sudah menjanjikan itu karena kesibukan saya. Masalah yang saya hadapi membuat saya lalai menepati kata-kata saya.

    Seperti putri saya, pemazmur juga mengingatkan Allah akan janji-Nya: “Ingatlah firman yang Kaukatakan kepada hamba-Mu, oleh karena Engkau telah membuat aku berharap” (Mzm. 119:49). Syukurlah, Bapa kita di surga bukan Allah yang mudah teralihkan atau pelupa. Kita dapat datang kepada-Nya dengan membawa luka, masalah, dan kekecewaan kita, serta dengan keyakinan bahwa Dia adalah Bapa yang baik: “Inilah penghiburanku dalam sengsaraku, bahwa janji-Mu menghidupkan aku” (ay. 50).

    Allah mengundang kita untuk merenungkan Kitab Suci agar kita dapat mengingatkan-Nya akan janji-Nya—bukan karena Dia lupa, melainkan supaya kita semakin mengenal Dia seperti yang dirindukan-Nya. Itulah sebabnya pemazmur berkata, “Aku ingat kepada hukum-hukum-Mu yang dari dahulu kala, ya Tuhan, maka terhiburlah aku . . . Ketetapan-ketetapan-Mu adalah nyanyian mazmur bagiku” (ay. 52,54).

    Karena perhatian saya teralihkan, putri saya perlu mengingatkan saya pada janji yang pernah saya ucapkan. Setelah menyadarinya, saya pun mengizinkannya pergi ke danau. Kita bersyukur bahwa Bapa kita di surga tidak pernah terlalu sibuk atau lupa pada janji-Nya. Dia senang mendengar kita mengucapkan kembali firman-Nya di dalam doa-doa kita.

    Oleh: Matt Lucas

    Renungkan dan Doakan

    Apa janji Allah yang paling Anda sukai? Bagaimana Anda dapat bersyukur atas kesetiaan Allah dalam menepati janji-Nya?

    Bapa, begitu mudah aku terhanyut dalam kesibukan sehari-hari. Tolonglah aku untuk selalu mengingat janji-janji-Mu kepadaku.

    Amin 

    Selamat menjalani hari ini dengan semangat dan Kekuatan dari Tuhan, Gbu 

    WAWASAN

    Mazmur 119, mazmur terpanjang di dalam Alkitab, merupakan puisi akrostik yang disusun menurut abjad Ibrani agar mudah dihafalkan. Mazmur ini terdiri dari 22 bait, masing-masing berisi 8 baris, yang dimulai dari huruf-huruf abjad Ibrani. Misalnya, ayat 1-8 dimulai dengan aleph, huruf pertama abjad Ibrani, sedangkan ayat 49-56 dimulai dengan zayin, huruf ketujuh. Seluruh 176 ayatnya berfokus pada Allah dan firman-Nya. 

    Sang pemazmur, yang tidak disebutkan namanya, diejek dan ditertawakan karena imannya kepada Allah. Karena itu ia bertekad menaati, menyukai, dan melakukan firman-Nya dengan sepenuh hati. Ia memohon kepada Allah, “Ingatlah firman yang Kaukatakan” (ay. 49), karena firman itu menghibur dan menguatkan hidupnya (ay. 49-52). Allah Mahatahu dan tidak pernah lupa. Sang pemazmur memohon agar Allah mengingat janji-janji-Nya kepada dirinya. Allah setia dan tidak pernah terlalu sibuk untuk memperhatikan kita. Dengan mendoakan janji-janji-Nya dalam Kitab Suci, kita dapat terus memiliki pengharapan dan penghiburan. –K.T. Sim 

    Anda bisa memberikan dampak yang lebih berarti 

    Our Daily Bread

  • You might also like

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Foto saya
Pematangsiantar, Sumatera Utara, Indonesia
Pengamat Sosial

Berdoa dengan Janji Allah 2026-03-28

Ingatlah firman yang Kaukatakan kepada hamba-Mu, oleh karena Engkau telah membuat aku berharap. –Mazmur 119:49 Baca: Mazmur 119:49-56 “Tidak...

Halaman FB